KUTACANE — Polres Aceh Tenggara mengambil langkah preventif dengan membangun sinergi bersama dunia pendidikan. Kapolres AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo didampingi Kasat Reskrim Iptu Zery Irfan dan Kasat Intelkam Iptu Zakaria mengunjungi SMP Negeri 1 Kutacane dalam suasana penuh kekeluargaan, Selasa (28/7/2026).
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh kepala sekolah beserta dewan guru. Pertemuan sederhana itu dijadikan ruang untuk memperkuat komunikasi antara aparat keamanan dan insan pendidikan.
Polri Bukan Sekadar Penegak Hukum
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Rujiyanto menegaskan bahwa Polri memiliki tanggung jawab moral untuk hadir mendampingi dunia pendidikan. Menurutnya, sekolah bukan sekadar tempat menimba ilmu, melainkan benteng utama pembentukan karakter generasi muda.
"Sekolah adalah tempat lahirnya calon pemimpin bangsa. Karena itu, Polri ingin menjadi sahabat bagi dunia pendidikan," ujar Kapolres.
Fokus Cegah Narkoba dan Perundungan
Kapolres menyebutkan sinergi ini bertujuan mencegah berbagai persoalan sosial yang mengancam masa depan pelajar. Beberapa di antaranya adalah kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga perundungan di lingkungan sekolah.
"Dengan komunikasi dan kolaborasi yang baik, kita dapat bersama-sama mencegah hal-hal yang dapat merusak masa depan anak-anak kita," tambahnya.
AKBP Rujiyanto menekankan pembentukan karakter peserta didik tidak bisa dibebankan hanya kepada guru maupun orang tua. Sinergi seluruh elemen, termasuk kepolisian, pemerintah, dan masyarakat, dinilai mutlak diperlukan.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Kepala SMP Negeri 1 Kutacane beserta jajaran guru menyambut baik langkah Polres Aceh Tenggara. Kehadiran Kapolres dan jajarannya dinilai menjadi motivasi sekaligus bukti nyata bahwa keamanan dan pendidikan saling berkaitan dalam membangun generasi penerus bangsa.
Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal kolaborasi yang lebih erat antara Polres Aceh Tenggara dan institusi pendidikan. Rencananya, kerja sama akan mencakup pembinaan, edukasi hukum, serta program-program preventif yang menyentuh langsung para pelajar.
Melalui langkah ini, Polres Aceh Tenggara kembali menegaskan komitmennya merawat kemitraan dengan dunia pendidikan. Menjaga keamanan, menurut Kapolres, bukan hanya soal menegakkan hukum, melainkan juga menanamkan nilai dan membangun karakter generasi muda yang siap membawa Aceh Tenggara menuju masa depan lebih baik.