Pencarian

Program Literasi Anak Jangkau 25 Panti Asuhan di Enam Kota

Jumat, 25 September 2026 • 10:04:01 WIB
Program Literasi Anak Jangkau 25 Panti Asuhan di Enam Kota
Anak-anak membaca buku dari program Mentari Edu-Charity: Pustaka Baca di ruang baca panti asuhan.

ACEH — Sebanyak 25 panti asuhan di enam kota menerima rak baca, koleksi buku, dan alat tulis melalui program Mentari Edu-Charity: Pustaka Baca. Inisiatif ini menyasar anak-anak usia belajar membaca hingga yang butuh buku pendukung pembelajaran, sekaligus memperluas akses bacaan di luar lingkungan sekolah.

Mentari Group menyalurkan bantuan literasi ke 25 panti asuhan yang tersebar di Jakarta, Cirebon, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Medan. Program bertajuk Mentari Edu-Charity: Pustaka Baca ini digelar bertepatan dengan perjalanan 25 tahun perusahaan.

Dari total penerima manfaat, 12 panti asuhan berada di Jakarta dan 13 lainnya di luar Jakarta. Setiap lokasi menerima rak baca, koleksi buku, serta alat tulis yang bisa langsung dipakai anak-anak di ruang baca baru mereka.

Koleksi Buku Dikurasi untuk Berbagai Usia Anak

Buku yang disalurkan tidak dipilih asal. Tim program mengurasi koleksi agar sesuai untuk berbagai kelompok usia, mulai dari anak yang baru belajar membaca hingga mereka yang membutuhkan buku pendukung pembelajaran di sekolah.

Pendekatan ini penting karena kebutuhan bacaan anak di panti asuhan beragam. Ada yang masih mengenal huruf, ada pula yang sudah butuh materi tambahan untuk tugas sekolah.

Donasi Karyawan hingga Dukungan Mitra

Penggalangan dana dalam program ini melibatkan karyawan atau Insan Mentari, mitra, hingga masyarakat umum. Dana yang terkumpul kemudian dikonversi menjadi alat tulis untuk dibagikan bersama koleksi buku.

Panin Bank dan BINUS University turut mendukung sebagai mitra donatur. Distribusi dilakukan langsung oleh tim Mentari Group, dengan sebagian besar kunjungan ke wilayah Jabodetabek berlangsung pada awal September 2026.

Sementara penyerahan di luar kota dilakukan melalui kunjungan ke masing-masing lokasi panti asuhan.

Bagian dari Upaya Nasional Perluas Akses Bacaan

Program ini berjalan seiring langkah pemerintah memperluas akses bacaan di Indonesia. Pada Juli 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mendistribusikan lebih dari 5,5 juta eksemplar buku bacaan ke 24.609 sekolah di 38 provinsi.

Data tersebut menunjukkan kebutuhan buku bacaan anak masih jadi pekerjaan besar. Kehadiran ruang baca di panti asuhan melengkapi upaya sekolah dalam menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini.

Mengapa Ruang Baca Dekat Anak Penting

Akses buku yang mudah dijangkau membuat anak lebih sering membaca. Rak baca yang ditempatkan di lingkungan tempat tinggal anak mengurangi hambatan jarak dan biaya.

Untuk anak panti asuhan, kehadiran koleksi buku di lokasi mereka bisa menjadi rutinitas harian yang menyenangkan. Bukan sekadar tugas sekolah, tapi kegiatan yang dinanti.

Program literasi seperti ini menegaskan bahwa menumbuhkan minat baca anak tidak hanya tanggung jawab sekolah. Lingkungan terdekat anak, termasuk panti asuhan, memegang peran besar.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lifestyle.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks