ACEH BARAT DAYA — Upaya penyelamatan hiu bintang seberat tiga ton di pesisir Gampong Lama Tuha berlangsung sejak Jumat pagi hingga akhirnya kandas. Air laut yang surut drastis membuat tubuh hiu terjebak di lumpur pantai dan tidak bisa bergerak kembali ke perairan.
Panglima Laot Aceh Barat Daya Teuku Indra Kusuma menyatakan, pihaknya mengerahkan sekitar 30 orang untuk mendorong hiu tersebut ke laut. Namun berat tubuh satwa itu membuat upaya evakuasi tidak berhasil.
"Memang sudah sangat lemah. 30 orang sudah diturunkan untuk mendorong ke laut sejak kemarin, tapi tidak mampu, akhirnya mati," kata Teuku Indra saat dihubungi dari Banda Aceh, Sabtu, 26 September 2026.
Sempat Dikira Paus Saat Ditemukan Jumat Pagi
Hiu bintang raksasa itu pertama kali ditemukan terdampar pada Jumat pagi. Saat itu, sejumlah pihak sempat mengidentifikasinya sebagai paus.
Puluhan nelayan setempat langsung berusaha mengembalikan satwa laut tersebut ke perairan. Ukuran tubuh yang sangat besar menjadi kendala utama dalam proses evakuasi.
Tim gabungan dari BPBK Aceh Barat Daya dan SAR turut dilibatkan bersama masyarakat nelayan. Hingga kini, bangkai hiu masih berada di sekitar lokasi awal terdampar karena kendala teknis dan ukuran tubuh satwa.
Air Laut Surut, Hiu Terjebak Lumpur hingga Kehabisan Napas
Kepala BPBK Aceh Barat Daya Muhsin menyebut proses penyelamatan sudah dilakukan semaksimal mungkin sejak Jumat pagi. Kondisi air laut yang surut drastis memperparah situasi.
Tubuh hiu terjebak di lumpur pantai sehingga tidak dapat kembali bergerak menuju laut. Satwa tersebut akhirnya kehabisan napas dan mati di lokasi.
BPBK bersama SAR dan nelayan telah mengerahkan upaya terbaik, tetapi kondisi alam di pesisir Kuala Batee tidak memungkinkan evakuasi berjalan lancar.
BKSDA Aceh Belum Beri Keterangan soal Penanganan Bangkai
Hingga berita ini diturunkan, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh belum memberikan keterangan terkait penanganan bangkai hiu bintang tersebut. BKSDA Aceh disebut telah dihubungi sejak Jumat untuk mendapatkan keterangan mengenai langkah selanjutnya.
Belum ada informasi resmi soal apakah bangkai hiu akan dikubur di lokasi, ditarik ke laut, atau ditangani dengan prosedur konservasi tertentu. Warga dan nelayan di sekitar pesisir menunggu kepastian penanganan agar bangkai tidak menimbulkan masalah lingkungan di kawasan pantai.