LHOKSEUMAWE — Ketua DPD KNPI Kota Lhokseumawe Muhammad Ajuar menyebut program Sekolah Rakyat sebagai terobosan yang memperluas ruang belajar bagi anak dari keluarga prasejahtera. Menurutnya, keterbatasan ekonomi keluarga semestinya tidak menjadi penghalang bagi anak-anak meraih masa depan yang lebih baik.
Pendidikan, kata Ajuar, merupakan investasi jangka panjang yang berperan mendorong kemajuan daerah dan bangsa. Karena itu ia menilai kehadiran SMA Sekolah Rakyat 2 di Lhokseumawe perlu terus diperkuat, bukan hanya dijadikan program seremonial.
Terobosan Spektakuler yang Disebut Ajuar
Ajuar menyampaikan penilaian itu saat menghadiri KNPI Sport Fest Gerakan Sinergi Pemuda dari Aceh untuk Indonesia di Lapangan Tunas Bangsa, Lhokseumawe. Kegiatan tersebut diikuti puluhan SMA se-Kota Lhokseumawe, termasuk SMA Sekolah Rakyat 2.
“Ini merupakan terobosan spektakuler. Anak-anak dari keluarga kurang mampu juga harus memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita mereka,” kata Ajuar.
Ia menegaskan, akses pendidikan yang setara menjadi kunci lahirnya generasi mandiri dan berdaya saing. Harapannya, semakin banyak anak di Aceh yang merasakan manfaat program tersebut.
Sport Fest Jadi Wadah Pelajar Lintas Sekolah
KNPI Sport Fest 2026 mempertemukan pelajar dari berbagai sekolah menengah di Lhokseumawe. Ajang itu dipakai untuk menunjukkan bakat, mengembangkan sportivitas, sekaligus mempererat persahabatan antarsekolah.
Keikutsertaan SMA Sekolah Rakyat 2 dalam kegiatan tersebut menjadi penanda bahwa siswa dari program pendidikan gratis itu ikut ambil bagian di ruang kompetisi yang sama dengan pelajar sekolah lain.
Suara Siswa Sekolah Rakyat
Siswi Sekolah Rakyat, Syafa Syakira, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas hadirnya program tersebut. Ia menilai Sekolah Rakyat memberi kesempatan kepada siswa dari keluarga kurang mampu memperoleh pendidikan gratis dengan fasilitas yang mendukung kegiatan belajar.
Bagi KNPI Lhokseumawe, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu jalan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu mengembangkan potensi dan berkontribusi bagi Indonesia.
Dukungan organisasi kepemudaan itu menambah deretan pihak yang menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan di daerah. Program Sekolah Rakyat sendiri digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya memperluas kesempatan belajar bagi kelompok kurang mampu.