TAKENGON — Edi Diansyah, warga Kampung Arul Gele, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah, diserang gajah liar ketika sedang bekerja di kebunnya di Kampung Lut Jaya, Kecamatan Rusip Antara. Serangan berlangsung saat korban merawat tanaman cabai di lahan tersebut.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya mengevakuasi korban untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun perjalanan menuju rumah sakit tidak berjalan mulus.
Tanah Longsor Tutup Akses Jalan Evakuasi
Tanah longsor menutup akses jalan yang dilalui tim evakuasi, sehingga perjalanan menuju fasilitas kesehatan terhambat. Kondisi itu membuat penanganan medis bagi korban tidak bisa dilakukan secepat yang dibutuhkan.
“Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit, sehingga jenazahnya tak sempat dirawat dan langsung dibawa ke kampung halaman di Kampung Arul Gele, Kecamatan Silih Nara,” ujar seorang warga, Selasa (13/10/2026).
Jenazah Langsung Dibawa ke Kampung Halaman
Jenazah Edi Diansyah dibawa ke Kampung Arul Gele, Kecamatan Silih Nara, tanpa sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Warga setempat yang mengantar korban menyampaikan kabar duka tersebut sehari setelah kejadian.
Kampung Lut Jaya di Kecamatan Rusip Antara merupakan area kebun yang berbatasan dengan jalur jelajah gajah liar. Serangan terhadap warga yang beraktivitas di kebun kerap terjadi di kawasan itu.
Kawasan Kebun di Jalur Jelajah Gajah
Kecamatan Rusip Antara dan Silih Nara berada di wilayah Aceh Tengah yang menjadi lintasan gajah sumatra. Warga yang berkebun di area tersebut menghadapi risiko konflik dengan satwa liar, terutama saat merawat tanaman di lahan yang berdekatan dengan hutan.
Peristiwa ini menambah daftar konflik manusia dan gajah di Aceh Tengah. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai langkah penanganan maupun pengamanan kawasan kebun warga.