Pencarian

Bupati Aceh Besar Lantik 95 Dewan Hakim MTQ XXXV, Minta Penilaian Objektif untuk 665 Peserta dari 23 Kecamatan

Senin, 26 Oktober 2026 • 05:01:02 WIB
Bupati Aceh Besar Lantik 95 Dewan Hakim MTQ XXXV, Minta Penilaian Objektif untuk 665 Peserta dari 23 Kecamatan
Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris melantik 95 dewan hakim MTQ XXXV dalam rangkaian pembukaan di Kecamatan Kuta Baro.

ACEH BESAR — Sebanyak 95 dewan hakim dilantik langsung oleh Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris pada malam pembukaan MTQ XXXV. Mereka bertugas menilai peserta di sembilan arena lomba yang tersebar di Kecamatan Kuta Baro hingga 31 Oktober 2026.

Pelantikan menjadi bagian dari rangkaian pembukaan yang juga ditandai penyerahan piala bergilir dari Kecamatan Darul Imarah selaku juara umum MTQ XXXIV. Piala diserahkan Camat Darul Imarah, Muhammad Basir SSTP MSi, kepada Bupati lalu diteruskan ke Ketua LPTQ Aceh Besar, Farhan AP.

Pesan Bupati: Penilaian Menentukan Nasib Peserta ke Tingkat Provinsi

Muharram menekankan proses penilaian punya peran penting menentukan peserta yang akan dipersiapkan mewakili Aceh Besar pada MTQ tingkat provinsi hingga nasional. Setiap keputusan harus berdasar kemampuan peserta dan ketentuan perlombaan, bukan pertimbangan di luar kompetensi.

"Kepada dewan hakim dan dewan pengawas, saya menitipkan amanah besar ini. Laksanakan penilaian secara objektif, adil, transparan, dan proporsional sehingga menghasilkan peserta yang berkualitas dan berintegritas," tegas Syech Muharram saat membuka MTQ XXXV.

Cabang Lomba: dari Tilawah hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Quran

MTQ XXXV mempertandingkan sembilan cabang perlombaan. Peserta bersaing dalam tilawah, qira'ah sab'ah, tartil, tahfiz, tafsir Al-Quran, fahmil Quran, syarhil Quran, khattil Quran, serta karya tulis ilmiah Al-Quran.

Bupati berharap ajang ini menjaring qari, qariah, hafiz, dan hafizah berkualitas yang dapat mempertahankan prestasi Aceh Besar sebagai juara umum MTQ tingkat Provinsi Aceh pada penyelenggaraan mendatang. Peserta terpilih diharapkan melanjutkan pembinaan berkesinambungan agar siap menghadapi kompetisi jenjang lebih tinggi.

MTQ Kembali Digelar Setelah Terhenti Sejak 2018

Ketua LPTQ Aceh Besar Farhan AP menyebut MTQ XXXV menjadi momentum menghidupkan kembali pembinaan tilawatil Quran yang sempat terhenti setelah MTQ XXXIV pada 2018. Kegiatan yang kembali digelar pada 2026 ini diharapkan menjadi dasar peningkatan kualitas pembinaan peserta di berbagai kecamatan.

Menurut Farhan, keikutsertaan peserta dari seluruh kecamatan memberi kesempatan bagi daerah memetakan potensi qari, qariah, hafiz, dan hafizah. Hasil perlombaan nantinya menjadi salah satu dasar menjaring peserta yang berpotensi mewakili Aceh Besar pada tingkat provinsi dan nasional.

Harapan Pemerintah Aceh: Bukan Sekadar Seremonial

Dukungan pembinaan disampaikan dalam sambutan Gubernur Aceh yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah Aceh, Taufik ST MSi. Pemerintah Aceh berharap MTQ tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi berperan membentuk generasi Qurani yang mampu membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Quran.

Dengan keterlibatan 95 dewan hakim, 665 peserta dari 23 kecamatan, serta berbagai pihak penyelenggara, MTQ XXXV diharapkan menghasilkan peserta yang memenuhi standar kompetisi sekaligus mendorong keberlanjutan pembinaan Al-Quran di Aceh Besar. Perlombaan berlangsung di sembilan arena di Kecamatan Kuta Baro hingga 31 Oktober 2026.

Follow iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sudutberita.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks