Disdik Aceh Hijaukan SLBN Pembina Melalui Penanaman Pohon di Hardiknas 2026

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 10:48:01 WIB
Penanaman pohon berbuah di SLBN Pembina Aceh sebagai bagian peringatan Hardiknas 2026.

JANTHO — Penanaman pohon berbuah tersebut dilakukan usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 bersama para guru dan murid. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Murthalamuddin, agar seluruh satuan pendidikan menyemarakkan Hardiknas dengan aktivitas positif yang berdampak nyata.

Implementasi Gerakan ASRI di Lingkungan Sekolah

Syarwan Joni menjelaskan bahwa aksi ini merujuk pada surat resmi Dinas Pendidikan Aceh tertanggal 30 April 2026. Instruksi tersebut mewajibkan seluruh Kepala Cabang Dinas dan kepala satuan pendidikan se-Aceh untuk melaksanakan upacara serta rangkaian kegiatan penguatan karakter dan kepedulian lingkungan.

Kadisdik Aceh menekankan bahwa Hardiknas tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. "Salah satunya melalui implementasi Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di lingkungan sekolah sebagai bentuk penguatan budaya bersih dan sehat," ujar Syarwan saat memberikan keterangan di Aceh Besar, Senin (4/5/2026).

Melalui gerakan ini, sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar secara akademik, tetapi juga ruang bagi siswa untuk mencintai lingkungan sejak dini. Syarwan berharap pola pendidikan di sekolah luar biasa terus berkembang agar mampu mencetak lulusan yang mandiri.

Harapan Kemandirian Lulusan Pendidikan Luar Biasa

Selain aspek lingkungan, momentum Hardiknas di SLB Negeri Pembina ini menjadi ajang motivasi bagi para siswa berkebutuhan khusus. Syarwan menekankan pentingnya kesiapan lulusan untuk masuk ke dunia kerja sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

“Semoga pendidikan luar biasa dapat terus maju dengan lulusan yang mandiri dan berprestasi dan bisa diterima di dunia usaha dan industri sesuai dengan bakat minat yang dimiliki,” tutur Syarwan.

Pihak Dinas Pendidikan Aceh berkomitmen untuk terus mendorong fasilitas dan program yang mendukung kompetensi siswa SLB. Hal ini selaras dengan target penguatan karakter yang menjadi poin utama dalam peringatan Hardiknas tahun ini.

Manfaat Jangka Panjang bagi Ekosistem Belajar

Kepala SLB Negeri Pembina Provinsi Aceh, Yossi Novianti, mengapresiasi kehadiran pejabat Disdik Aceh yang turun langsung melakukan penanaman pohon bersama guru dan murid. Menurutnya, keberadaan pohon produktif ini akan memberikan manfaat ekologis dan edukasi praktis bagi para siswa di masa depan.

“Pohon berbuah yang ditanam sekarang ini, manfaatnya beberapa tahun kemudian untuk dinikmati oleh generasi berikutnya, kemudian menjadikan lingkungan sekolah tetap hijau dan asri,” kata Yossi.

Ia menambahkan, lingkungan sekolah yang sejuk dan sehat secara langsung mendukung proses pembelajaran yang lebih menyenangkan. Selain meningkatkan kualitas udara, aktivitas ini melatih kerja sama tim, tanggung jawab, serta kepedulian sosial di kalangan siswa SLB Negeri Pembina.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Back to top