Berdasarkan data pukul 04:19 WIB, berikut pergerakan harga kripto utama dalam 24 jam terakhir:
Dari data di atas, XRP dan Cardano (ADA) menjadi dua koin dengan koreksi terdalam. Penurunan XRP sebesar 3,96% terjadi setelah spekulasi penyelesaian kasus SEC vs Ripple meredup — pasar mulai menyadari bahwa keputusan akhir masih bisa memakan waktu berbulan-bulan. Sementara itu, ADA turun 3,83% karena aksi ambil untung investor setelah kenaikan 8% dalam sepekan terakhir.
Namun, yang perlu dicermati adalah Solana (SOL). Meski turun 3,39%, volume perdagangan SOL di exchange Indonesia terpantau masih tinggi. Ini sinyal bahwa investor ritel lokal masih percaya pada ekosistem Solana, terutama seiring dengan meningkatnya adopsi DeFi dan NFT di jaringan tersebut.
Berdasarkan data real-time dan sentimen pasar, ada tiga koin yang patut masuk radar:
Data inflasi AS yang dirilis kemarin menunjukkan angka 3,6% year-on-year — masih di atas target The Fed 2%. Akibatnya, ekspektasi pemangkasan suku bunga di semester II 2026 kembali menurun. Hal ini langsung berdampak ke aset berisiko termasuk kripto. Investor Indonesia harus mewaspadai volatilitas intraday, terutama saat rilis data ekonomi AS pada malam hari WIB.
Namun, kabar baiknya adalah arus masuk stablecoin ke bursa global meningkat 12% dalam 24 jam terakhir. Ini sinyal bahwa pembeli besar (whales) sedang menunggu harga lebih rendah untuk masuk. Jadi, koreksi hari ini lebih bersifat teknikal daripada fundamental.
Bagi Anda yang bertransaksi di exchange lokal seperti Indodax, Tokocrypto, atau Pintu, berikut beberapa catatan:
Disclaimer: Artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan analisis pasar, bukan merupakan ajakan atau saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.