BIREUEN — Stigma lama yang menganggap organisasi kampus sebagai biang keladi turunnya nilai akademik kembali dipatahkan. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, menyebut riset ilmiah justru menunjukkan hasil sebaliknya. Ia memaparkan data tersebut di hadapan civitas akademika Universitas Almuslim, Rabu (20/5/2026).
“Beberapa penelitian justru menunjukkan hal sebaliknya. Salah satunya riset mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia terhadap 120 responden angkatan 2020 hingga 2023 yang dimuat di economica.id,” ujar Nasir dalam sambutannya.
Penelitian itu menyimpulkan bahwa keterlibatan aktif mahasiswa dalam organisasi tidak memiliki hubungan signifikan terhadap penurunan IPK. Mayoritas responden yang aktif berorganisasi justru mampu mempertahankan IPK di atas 3,5.
Nasir menegaskan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar mencetak lulusan unggul secara akademik. Menurutnya, kampus juga harus melahirkan generasi muda yang matang, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
“Perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan mahasiswa berprestasi di ruang kelas, tetapi juga harus mampu membentuk karakter kepemimpinan dan kepedulian sosial mahasiswa,” kata Nasir di hadapan para tamu undangan.
Dalam kesempatan itu, Nasir juga mengingatkan bahwa sebagian besar tokoh nasional, termasuk para menteri dan pejabat negara saat ini, memiliki latar belakang sebagai aktivis mahasiswa. Ia menyebut dunia kepemimpinan nasional telah lama dibentuk dari rahim organisasi kampus.
“Banyak pemimpin bangsa lahir dari pengalaman berorganisasi sejak mahasiswa,” tambahnya.
Acara pelantikan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) Universitas Almuslim periode 2026–2027 berlangsung khidmat. Kegiatan itu dihadiri Rektor Universitas Almuslim Dr. Marwan, Ketua Pembina Yayasan Almuslim Rusyidi Mukhtar, jajaran civitas akademika, serta unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen.
Sekda Aceh memberikan apresiasi tinggi kepada Universitas Almuslim atas konsistensinya membangun tradisi akademik sekaligus memperkuat kepemimpinan mahasiswa melalui organisasi kampus. Pelantikan ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader pemimpin daerah yang berintegritas.