BANDA ACEH — General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, menyatakan pemulihan penuh ini merupakan hasil koordinasi lintas sektor. Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Aceh, TNI/Polri, serta kesabaran masyarakat selama proses penormalan.
“Alhamdulillah, seluruh sistem kelistrikan di wilayah Aceh telah berhasil dipulihkan. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah, TNI/Polri, serta doa dan pengertian dari seluruh masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” ujar Eddi, Senin (25/5).
Eddi menegaskan bahwa dalam proses penormalan, PLN mengutamakan aspek keselamatan dan keandalan. Pemulihan tidak dilakukan serentak, melainkan secara bertahap untuk memastikan jaringan kembali stabil dan mencegah gangguan susulan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Kami juga mengapresiasi kesabaran masyarakat yang tetap mendukung dan memberikan kepercayaan kepada PLN selama proses pemulihan,” tambahnya.
PLN memahami bahwa listrik merupakan kebutuhan pokok bagi aktivitas rumah tangga, layanan publik, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga sektor usaha. Dengan pulihnya pasokan, kegiatan ekonomi dan sosial di Aceh diharapkan kembali berjalan normal.
Setelah pemulihan berhasil, PLN tetap menyiagakan petugas untuk memantau sistem secara menyeluruh. Langkah ini guna memastikan pasokan listrik tetap andal dan layanan berjalan optimal ke depan.
PLN mengimbau masyarakat yang menemukan potensi gangguan atau kondisi tidak normal pada jaringan listrik untuk segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123. Komitmen PLN adalah menjaga keandalan pasokan dan meningkatkan kesiapsiagaan sistem kelistrikan di seluruh Aceh.