BANDA ACEH — Fraksi PKS DPRK Banda Aceh kembali menjalankan tradisi tahunan berbagi daging kurban di momen Iduladha 1447 Hijriah. Satu ekor sapi kurban telah diserahkan kepada DPD PKS Kota Banda Aceh untuk disalurkan kepada warga yang membutuhkan di ibu kota provinsi Aceh tersebut.
Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, menyebutkan bahwa program kurban ini telah berlangsung sejak Iduladha 1441 H. “Ini merupakan tahun ketujuh secara berturut-turut sejak Iduladha 1441 H kami dapat melaksanakan tradisi baik ini,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Minggu (15/6).
Konsistensi ini disebut sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat Kota Banda Aceh. Menurut Tuanku Muhammad, keberlanjutan tradisi itu tidak terlepas dari komitmen seluruh anggota fraksi yang tetap menjalankan semangat berbagi di tengah kesibukan tugas legislatif.
Sapi kurban tersebut merupakan hasil kontribusi bersama dari lima anggota Fraksi PKS DPRK Banda Aceh. Mereka adalah Tuanku Muhammad (Ketua Fraksi), Devi Yunita (Wakil Ketua), Tarnuman (Sekretaris), Farid Nyak Umar (Anggota), dan Irwansyah (Anggota).
Tuanku Muhammad menambahkan, ibadah kurban mengandung nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat. “Semangat berbagi dan melayani tetap menjadi bagian penting dari pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Fraksi PKS DPRK Banda Aceh berharap tradisi ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Bahkan, mereka menargetkan bisa menambah jumlah hewan kurban yang disalurkan agar manfaatnya dirasakan lebih banyak warga.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, melapangkan rezeki, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat,” tambah Tuanku Muhammad.
Menurut fraksi, keberhasilan dalam menjalankan amanah publik tidak hanya diukur dari kerja-kerja legislasi dan pengawasan, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam membangun kepedulian sosial. Daging kurban yang didistribusikan diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan dan mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat Kota Banda Aceh.