6.000 ASN di Aceh Barat Diajak Berkurban Lewat Cicilan Rp200 Ribu per Bulan, Ini Kata MPU

Penulis: Teuku Fahreza  •  Senin, 01 Juni 2026 | 21:21:01 WIB
ASN Aceh Barat diajak berkurban dengan cicilan Rp200 ribu per bulan, mendapat dukungan MPU.

MEULABOH — Wacana Pemkab Aceh Barat yang mendorong 6.000 ASN menabung Rp200 ribu per bulan untuk hewan kurban mendapat lampu hijau dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) setempat. Skema ini dinilai tidak hanya sah secara agama, tetapi juga mampu menumbuhkan kepedulian sosial dan menggerakkan ekonomi daerah.

Apakah Cicilan Kurban Diperbolehkan dalam Islam?

Ketua Komisi B MPU Kabupaten Aceh Barat, Tgk H Cut Usman, menegaskan bahwa metode mencicil atau menabung setiap bulan untuk membeli hewan kurban adalah hal yang diperbolehkan secara syariat. Ia menjelaskan, jika dihitung selama 11 bulan, tabungan Rp200 ribu per bulan sudah bisa mencapai harga satu ekor kambing.

"Bahkan jika ada tujuh orang yang bergabung, mereka sudah bisa berkurban satu ekor sapi atau kerbau," kata Tgk H Cut Usman di Meulaboh, Senin.

Dampak Langsung bagi Warga Kurang Mampu

Dalam garis besar hukum Islam, ibadah kurban disunnahkan bagi setiap muslim yang memiliki kemampuan finansial. Namun, Tgk H Cut Usman menekankan bahwa ibadah ini memiliki dua dimensi nilai utama: hubungan dengan Allah (hablum minallah) dan hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas).

Daging kurban yang disembelih dibagikan kepada fakir miskin, anak yatim, dan masyarakat yang kurang mampu. Hal ini dinilai mampu menumbuhkan rasa persaudaraan, kepedulian, dan memperkecil jarak sosial antara kelompok masyarakat yang mampu dengan yang lemah.

Potensi Dampak Ekonomi bagi Aceh Barat

Selain berdampak pada aspek spiritual dan sosial, Tgk H Cut Usman melihat adanya potensi dampak positif terhadap sektor ekonomi daerah. Melalui kebersamaan dan peningkatan kepedulian sosial ini, kondisi ekonomi masyarakat diharapkan dapat ikut terangkat.

"Adanya ibadah kurban ini tentu akan menurunkan rahmat Allah bagi Aceh Barat. Rahmat itu tidak hanya dirasakan oleh orang kaya, tetapi seluruh masyarakat demi keselamatan dan kesejahteraan bersama," katanya menambahkan.

Bagaimana dengan Potensi Pro dan Kontra?

Menanggapi adanya kemungkinan pro dan kontra di tengah masyarakat, Tgk Cut Usman mengembalikannya kepada cara berpikir masing-masing individu. Namun, ia menekankan bahwa sebagai umat Muslim yang taat beragama, berbangsa, dan bernegara, gerakan kebaikan seperti ini sepatutnya didukung.

"Orang kaya butuh orang miskin, orang kuat butuh orang lemah, begitu pula sebaliknya. Dengan semangat saling berbagi rezeki ini, ukhuwah serta persatuan kita akan semakin kuat," pungkas Tgk H Cut Usman yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Aceh Barat.

Kapan Skema Ini Mulai Diterapkan?

Hingga saat ini, Pemkab Aceh Barat masih dalam tahap wacana dan sosialisasi. Skema cicilan Rp200 ribu per bulan ini rencananya akan menyasar seluruh ASN di lingkungan Pemkab Aceh Barat yang berjumlah sekitar 6.000 orang. Jika terealisasi, program ini diproyeksikan bisa meningkatkan jumlah hewan kurban secara signifikan di daerah tersebut.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top