SEULAWAH — Faiz Hidayat, warga Desa Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, dilaporkan hilang setelah terpisah dari rombongannya saat melakukan pendakian ke puncak Gunung Seulawah. Ia terakhir terlihat di kawasan puncak pada Minggu (31/5) sekitar pukul 12.30 WIB, saat rombongan bersiap turun.
Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Hussain, menjelaskan bahwa korban bersama sejumlah rekannya mulai mendaki pada Minggu pagi pukul 09.00 WIB. Rombongan tiba di puncak tiga setengah jam kemudian. Namun, saat hendak turun, rekan-rekan Faiz menyadari ia tidak lagi bersama mereka.
“Korban terakhir terlihat di kawasan puncak Gunung Seulawah,” ujar Al Hussain dalam keterangan resmi, Rabu malam.
Pencarian mandiri oleh rekan-rekan korban dilakukan di sekitar lokasi hingga keesokan harinya, namun tidak membuahkan hasil. Laporan resmi baru diterima Basarnas Banda Aceh pada Selasa (2/6) pukul 06.30 WIB dari personel Polsek Lembah Seulawah. Tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi setelah laporan diterima.
Pada hari kedua operasi, Rabu (3/6), tim gabungan mulai melakukan penyisiran sejak pukul 08.00 WIB dengan memperluas area pencarian. Tim pertama fokus di kawasan puncak Gunung Seulawah. Tim kedua menyisir jalur ke arah timur menuju Lamteuba dengan dukungan anjing pelacak (K-9) Basarnas Banda Aceh. Sementara tim ketiga bergerak ke arah selatan dari titik terakhir korban diketahui berada.
Pencarian berlangsung hingga pukul 17.30 WIB. Setelah evaluasi di Posko Beringin 7, operasi SAR dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB dengan hasil nihil.
Salah satu kendala utama yang dihadapi tim SAR adalah terbatasnya jarak pandang akibat kabut tebal yang menyelimuti sebagian kawasan Gunung Seulawah. Kondisi ini mempersulit proses penyisiran, terutama di area dengan kontur terjal.
Pencarian akan dilanjutkan pada Kamis (4/6/2026) dengan kembali memfokuskan upaya di tiga sektor yang sama: kawasan puncak, jalur timur menuju Lamteuba dengan dukungan K-9, serta area selatan dari lokasi terakhir korban terlihat. Tim SAR juga akan memperluas jangkauan ke sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi tempat keberadaan Faiz.
Operasi SAR gabungan ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas Banda Aceh, Polsek Lembah Seulawah, Koramil Lembah Seulawah, Polisi Kehutanan Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan, RAPI Aceh Besar, Mapala Universitas Malikussaleh, serta masyarakat setempat.