BANDA ACEH — Duka menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal, mengonfirmasi bahwa tujuh jemaah asal provinsi itu telah berpulang di Tanah Suci.
Jenazah seluruh jemaah telah mendapatkan penanganan sesuai ketentuan dan dimakamkan di Makkah. PPIH menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Mahdi Muhammad Sufi (60), jemaah Kloter 2 asal Kabupaten Aceh Besar, menjadi korban ketujuh yang dilaporkan meninggal. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Makkah, pada Rabu (3/6/2026), setelah menjalani perawatan akibat gangguan ginjal yang dideritanya.
Sebelum Mahdi, enam jemaah lainnya dilaporkan wafat dalam rentang waktu 26 Mei hingga 31 Mei 2026. Berikut rinciannya berdasarkan data PPIH Embarkasi Aceh:
Atas nama PPIH Embarkasi Aceh, Arijal menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga seluruh almarhum dan almarhumah diampuni segala dosanya, memperoleh haji yang mabrur, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” ujar Arijal.
Seluruh jemaah yang wafat telah mendapatkan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku di Arab Saudi. PPIH memastikan proses pemulasaraan jenazah berjalan lancar dan sesuai syariat.