UIN Ar-Raniry Banda Aceh Peringkat Pertama PTKIN Paling Diminati di Sumatera, 3.604 Peserta Berebut 1.366 Kursi

Penulis: Teuku Fahreza  •  Senin, 08 Juni 2026 | 20:24:01 WIB
UIN Ar-Raniry Banda Aceh membuka seleksi mahasiswa baru dengan kuota 1.366 kursi melalui jalur UM-PTKIN 2026.

BANDA ACEH — UIN Ar-Raniry menyediakan kuota 1.366 mahasiswa baru melalui jalur UM-PTKIN yang tersebar di 31 program studi. Dari total 9.833 peminat yang mendaftar secara nasional, sebanyak 2.640 calon mahasiswa mengikuti ujian berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) di panitia lokal UIN Ar-Raniry. Seleksi berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 13 Juni 2026, dengan tiga sesi ujian setiap harinya.

Prodi Ekonomi Syariah Jadi Primadona, Disusul Manajemen Bisnis Syariah

Program Studi Ekonomi Syariah menjadi yang paling banyak dipilih dengan 1.076 peminat. Posisi berikutnya ditempati Manajemen Bisnis Syariah sebanyak 827 peminat, Perbankan Syariah 797 peminat, Manajemen Haji dan Umrah 755 peminat, serta Bimbingan dan Konseling Islam dengan 680 peminat. Ujian dipusatkan di lingkungan kampus dengan memanfaatkan 10 laboratorium komputer yang tersebar di tujuh lokasi.

Layanan Khusus untuk Peserta Disabilitas

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan yang juga Ketua Panitia Lokal UM-PTKIN 2026, Prof Muhammad Yasir Yusuf, menyebutkan terdapat satu peserta penyandang disabilitas tuna rungu yang mendapatkan pendampingan khusus selama seleksi. Ia memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan panitia nasional.

“Kepercayaan masyarakat terhadap UIN Ar-Raniry terus meningkat. Ini menjadi indikator bahwa kualitas pendidikan dan layanan akademik yang kami berikan semakin mendapat pengakuan,” kata Mujiburrahman saat meninjau pelaksanaan ujian, Senin (8/6/2026).

Peserta Berhalangan Hadir Bisa Lapor, Ini Batas Waktunya

Ketua Admisi UIN Ar-Raniry, Muammar Yulian, menyatakan peserta yang berhalangan hadir karena musibah, kendala transportasi, kecelakaan, atau sakit tetap memiliki kesempatan mendapat tindak lanjut. Laporan disampaikan melalui layanan SAPA UM-PTKIN paling lambat 1x12 jam setelah jadwal ujian berlangsung, dengan melampirkan bukti pendukung.

“Jika jadwal ujian berlangsung hari ini pukul 10.00 WIB, maka pelaporan harus dilakukan sebelum pukul 10.00 WIB pada hari berikutnya dengan menyertakan bukti yang relevan,” ujar Muammar.

Jalur Alternatif bagi yang Belum Lolos UM-PTKIN

Peserta yang belum lolos masih bisa mengikuti Jalur Reguler Portofolio UM-PTKIN tanpa tes ulang—cukup melampirkan kartu peserta UM-PTKIN dan akan dirangking berdasarkan nilai ujian yang diperoleh. Selain itu, UIN Ar-Raniry membuka Jalur Reguler Tes SSE yang memberikan akses ke 47 program studi, lebih banyak dibandingkan pilihan di UM-PTKIN yang hanya 31 prodi. Pendaftaran jalur ini dibuka mulai 22 Juni melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru.

“Pada jalur tes reguler, peserta dapat memilih seluruh program studi yang ada di UIN Ar-Raniry, baik di bawah Kementerian Agama maupun Kemendiktisaintek,” kata Muammar.

Total daya tampung UIN Ar-Raniry untuk penerimaan mahasiswa baru tahun ini mencapai 5.265 kursi melalui seluruh jalur seleksi. Jalur UM-PTKIN mengambil porsi sekitar 40 persen dari total kuota. Hasil seleksi UM-PTKIN 2026 dijadwalkan diumumkan secara serentak pada 30 Juni 2026. Panitia mengimbau peserta hadir lebih awal di lokasi ujian dan memastikan seluruh dokumen persyaratan telah dipersiapkan sebelum memasuki ruang ujian.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: sagoetv.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top