ACEH — Fenomena ini terlihat nyata di wilayah Jawa Timur dan Sumatra, yang selama ini menjadi lumbung penjualan mobil diesel Toyota seperti Kijang Innova Reborn dan Fortuner. Anton menjelaskan bahwa karakter konsumen diesel memang berbeda dengan pengguna mobil bensin, sehingga perpindahan ke teknologi lain tidak terjadi secara instan.
Harga solar nonsubsidi sempat melonjak signifikan pada April lalu, menyentuh level Rp25 ribuan per liter. Padahal sebelumnya harga bahan bakar minyak jenis ini berada di bawah Rp15 ribu per liter.
Kini, harga terbaru Pertamina Dex tercatat Rp24.800 per liter, turun dari puncaknya yang sempat mencapai Rp27.900. Sementara Dexlite dibanderol Rp23.000 per liter, turun dari Rp26.000. Meski sudah turun, level harga ini masih jauh di atas kebiasaan konsumen setia diesel.
"Kami mungkin bahasanya bukan dibilang cancel ya. Jadi ada customer yang ganti. Jadi awalnya SPK diesel ganti ke hybrid. Ada yang lumayan juga menunda," kata Anton di PIK, Kamis (4/6).
Penundaan pembelian dilakukan konsumen sembari menunggu situasi harga BBM lebih stabil. Anton menambahkan, para pencinta diesel dan penggerak belakang di Jawa Timur dan Sumatra masih sangat banyak. "Apa yang mereka lihat sekarang adalah mereka mau melihat dulu harga solarnya atau Pertadex ya," ucapnya.
Anton tidak merinci angka pasti penurunan penjualan atau jumlah penundaan yang terjadi. Namun ia memberikan gambaran betapa besarnya kontribusi kendaraan diesel Toyota di sejumlah daerah.
"Di Jawa Timur, penjualan Auto2000 untuk total Toyota 20-25 persennya adalah Innova diesel. Dari empat mobil ya, atau lima mobil, satu mobil adalah Innova diesel. Begitu tingginya kecintaan mereka terhadap itu," jelas Anton.
Kondisi serupa juga terjadi di Sumatra, terutama Medan, yang dikenal sebagai salah satu pasar terbesar kendaraan diesel Toyota. Di sana, Innova Diesel menjadi salah satu model dengan permintaan tertinggi.
Penurunan harga solar nonsubsidi yang terjadi belakangan ini diharapkan bisa memulihkan minat konsumen yang sebelumnya menunda pembelian. Anton optimistis permintaan kendaraan diesel akan kembali pulih jika harga bahan bakar terus bergerak turun.
Auto2000 kini memantau perkembangan pasar dalam satu hingga dua bulan ke depan untuk melihat apakah tren penundaan ini akan berlanjut atau mulai mereda. Bagi konsumen setia diesel, stabilitas harga menjadi kunci utama sebelum mereka kembali membuka dompet.