MEDAN — Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara pada 2026 mendatang dipastikan bakal menyedot perhatian. Sebanyak 1.109 peserta dari perwakilan kabupaten dan kota se-Sumatera Utara akan berlomba di Lapangan Astaka Pancing, Deli Serdang.
Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, LPTQ, dan para kafilah sangat penting. Menurutnya, kerja sama ini bukan sekadar menyukseskan acara, melainkan wadah strategis membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Mari bersama sukseskan MTQ ke-40 Sumatera Utara sebagai momentum memperkuat syiar Islam, pendidikan Al-Qur’an, dan kolaborasi menuju Sumut Berkah,” ujar Rektor UINSU dalam keterangan yang diterima di Medan, baru-baru ini.
MTQ ke-40 mengusung tema “Satu Irama Tilawah, Satu Tekad dalam Kolaborasi Sumut Berkah”. Tema ini dinilai sejalan dengan visi UINSU dalam menciptakan iklim pendidikan yang agamis dan inklusif.
UINSU memandang MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah islamiyah dan membina generasi muda berakhlakul karimah di Sumatera Utara.
Rektor UINSU mengajak seluruh sivitas akademika dan masyarakat luas untuk turut serta menyukseskan acara ini. Dengan dukungan institusi pendidikan seperti UINSU, pemerintah daerah, dan seluruh kafilah, MTQ ke-40 diharapkan melahirkan qari dan qariah terbaik.
Para juara nantinya tidak hanya mengharumkan nama Sumatera Utara di kancah nasional, tetapi juga menjadi duta pembawa pesan damai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Perhelatan keagamaan terbesar di Sumut ini dipastikan akan berjalan meriah dan penuh khidmat.