Bank Indonesia dan TNI AL Ekspedisi Rp5 Miliar Uang Rupiah ke Lima Pulau Terluar Aceh, Naik 25 Persen

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 20:55:01 WIB
Bank Indonesia dan TNI AL ekspedisi Rp5 miliar uang rupiah ke lima pulau terluar Aceh.

SABANG — Bank Indonesia mencatat kenaikan signifikan dalam ekspedisi pengedaran uang rupiah ke wilayah kepulauan terluar Aceh tahun ini. Plh Kepala KPwBI Aceh, Hertha Bastiawan, menyebut nominal yang diedarkan mencapai Rp5 miliar, naik 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Armada Perang Disulap Jadi Bank Keliling ke Pulau 3T

Ekspedisi ini menggunakan kapal perang KRI Tuna-876 yang diberangkatkan dari dermaga Lanal Sabang. Lima pulau yang menjadi sasaran adalah Pulau Weh di Kota Sabang, Pulau Nasi dan Pulau Breuh di Kabupaten Aceh Besar, Pulau Banyak di Aceh Singkil, serta Pulau Simeulue.

Hertha menjelaskan, kerja sama dengan TNI AL menjadi krusial karena keterbatasan akses transportasi laut ke wilayah 3T. "TNI AL merupakan garda terdepan yang punya kekuatan armada menjangkau seluruh pelosok tanah air," ujarnya di Sabang, Kamis.

Bukan Sekadar Edarkan Uang, Ada Misi Edukasi dan Tarik Uang Lusuh

Dalam ekspedisi kali ini, petugas tidak hanya menyalurkan uang baru ke masyarakat. Bank Indonesia juga menarik uang lusuh atau tidak layak edar dari peredaran dan menggantinya dengan uang baru.

"Kami juga memberikan edukasi cinta, bangga, dan paham rupiah kepada masyarakat. Langkah ini untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mengenali dan menjaga uang rupiah, karena rupiah merupakan simbol kedaulatan negara," kata Hertha.

Ia menambahkan, edukasi ini penting agar masyarakat terhindar dari peredaran uang palsu di daerah-daerah yang sulit dijangkau perbankan.

Kolaborasi Menjaga Kedaulatan: TNI AL Jaga Wilayah, BI Jaga Rupiah

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Sabang, Kolonel Laut (P) Sadimin, menegaskan bahwa tantangan geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi pembangunan. Menurutnya, sinergi antara TNI AL dan Bank Indonesia memiliki makna strategis.

"Angkatan Laut menjaga kedaulatan negara dan keutuhan NKRI. Sementara Bank Indonesia menjaga kedaulatan dari sisi ekonomi bangsa. Kolaborasi strategis ini membawa harapan besar bagi masyarakat Indonesia yang berada di wilayah 3T di Aceh," kata Sadimin.

Ia menginstruksikan prajuritnya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada tim Bank Indonesia selama perjalanan dan saat berinteraksi dengan warga di pulau-pulau tujuan.

Rekam Jejak: 150 Kali Ekspedisi ke 766 Pulau Sejak 2012

Hertha Bastiawan mengungkapkan, sejak 2012 hingga 2025, Bank Indonesia dan TNI AL telah melaksanakan 150 kali kegiatan kas keliling ke daerah 3T. Kegiatan ini telah menjangkau 766 pulau di 18 provinsi secara nasional.

Khusus tahun 2026, kedua lembaga sepakat memperluas jangkauan layanan kas keliling sebanyak 19 kali ke 19 provinsi dengan target 97 pulau. Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang dilepas di Sabang ini merupakan kegiatan ke-10 kalinya di tahun 2026.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top