Jembatan Gantung Hancur Diterjang Banjir November 2025, Polres Aceh Barat Sediakan Keranjang Gantung untuk Warga Sikundo

Penulis: Zulkifli Arief  •  Senin, 27 Juli 2026 | 04:50:31 WIB
Polres Aceh Barat menyediakan keranjang gantung sebagai akses penyeberangan darurat bagi warga Sikundo setelah jembatan gantung hancur diterjang banjir bandang November 2025.

MEULABOH — Sejak jembatan gantung di kawasan Sikundo putus diterjang banjir bandang akhir November 2025, warga setempat terpaksa mempertaruhkan nyawa setiap kali menyeberang sungai. Mereka hanya mengandalkan seutas kawat baja sebagai pegangan. Sekarang, Polres Aceh Barat menghadirkan keranjang gantung sebagai alternatif penyeberangan darurat.

Kondisi Akses Warna Sebelum Ada Keranjang Gantung

Selama lebih dari dua bulan, tak ada akses penyeberangan yang aman di kawasan Komunitas Adat Terpencil Sikundo. Anak-anak sekolah dan orang dewasa harus melintasi sling — kawat baja yang membentang di atas sungai. "Penyediaan sarana keranjang gantung ini nantinya diharapkan dapat membantu masyarakat dan pelajar, sehingga tidak lagi harus melintasi kawat baja (sling) sebagai akses penyeberangan," kata Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto dalam keterangan yang diterima ANTARA, Sabtu.

Solusi Sementara Menunggu Jembatan Permanen dari Polda Aceh

Keranjang gantung itu hanyalah solusi sementara. Polda Aceh berencana membangun jembatan gantung permanen di Sikundo dalam waktu dekat. Kapolres Agus berharap proyek itu segera terealisasi sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada sarana darurat yang tetap berisiko. Selama masa pembangunan, keranjang gantung akan menjadi andalan warga untuk menyeberang.

Banjir bandang yang melanda Aceh pada 26 November 2025 tidak hanya merusak jembatan di Sikundo. Bencana itu juga menghantam sejumlah kabupaten/kota, menyebabkan akses transportasi publik lumpuh di berbagai titik. Kerusakan jembatan gantung Sikundo menjadi salah satu yang paling parah, memutus akses satu-satunya warga pedalaman menuju pusat kecamatan.

Apa Harapan Warga Sikundo ke Depan?

Kapolres menekankan bahwa kehadiran jembatan permanen nantinya diharapkan memberikan rasa aman dan memperlancar akses transportasi masyarakat. "Selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat akan memanfaatkan keranjang gantung sebagai akses penyeberangan sementara," jelasnya. Warga berharap pembangunan jembatan baru bisa segera dimulai agar mereka tak selamanya bergantung pada keranjang gantung yang terbatas kapasitasnya.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top