LANGSA — Muzamil menyatakan alasan kesehatan sebagai penyebab dirinya melepas jabatan Kepala Dinas PUPR dan Pertanahan Kota Langsa. "Saya ingin fokus untuk berobat," katanya, Selasa (29/09/2026). Pengunduran diri itu berlaku sejak Senin 28 September 2026.
Untuk mengisi kekosongan sementara, Pelaksana Harian (Plh) Kepala BKPSDM Kota Langsa, Hartama, menyebut Moulya Al Ikhsan ditunjuk sebagai Plh Kepala Dinas PUPR dan Pertanahan Kota Langsa.
Pengunduran diri Muzamil menambah panjang daftar pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Langsa yang melepas jabatan strategis selama setahun terakhir. Total sudah delapan pejabat yang mundur di bawah kepemimpinan Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana.
Direktur RSUD Langsa, Ridha Zulkumar, membuka rangkaian itu dengan mengundurkan diri pada 8 September 2025. Tiga hari berselang, Kepala Dinas Perhubungan, Bambang Suriansyah, mengambil sikap yang sama pada 11 September 2025.
Dari delapan nama itu, Dinas Perhubungan menjadi instansi yang paling banyak ditinggalkan pejabatnya. Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas sama-sama mengundurkan diri dalam rentang enam hari pada September 2025.
Penunjukan Moulya Al Ikhsan sebagai Plh membuat roda Dinas PUPR dan Pertanahan Kota Langsa tetap berjalan. Plh bertugas menjalankan fungsi administratif harian sampai pejabat definitif dilantik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemko Langsa soal jadwal pengisian kursi Kepala Dinas PUPR dan Pertanahan secara tetap. Alasan pengunduran diri para pejabat sebelumnya juga tidak dirinci satu per satu oleh pihak pemerintah kota.