JAKARTA — Ruslan Daud, anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, memanfaatkan momen Rapat Dengar Pendapat di Senayan untuk menyodorkan proposal pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Sibigo langsung ke meja Menteri Perhubungan. Dokumen itu diserahkan pada Rabu (17/6/2026) sebagai upaya agar proyek di Kabupaten Simeulue itu masuk dalam prioritas Kementerian Perhubungan pada 2027.
Usulan ini berawal dari kunjungan kerja Ruslan ke daerah kepulauan itu pada April 2026. Saat itu, ia menerima langsung aspirasi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Simeulue yang mengeluhkan sulitnya akses transportasi laut di kawasan barat pulau.
Mengapa Pelabuhan Sibigo Mendesak Dibangun?
Simeulue, sebagai kabupaten kepulauan, sangat bergantung pada transportasi laut untuk mobilitas penduduk dan distribusi barang. Namun, selama ini aktivitas pelayaran hanya terpusat di Pelabuhan Sinabang.
Akibatnya, warga di kawasan Sibigo dan sekitarnya harus menempuh perjalanan darat yang jauh, memakan waktu lama, dan biaya lebih tinggi hanya untuk mencapai dermaga. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu hambatan utama percepatan pembangunan dan pemerataan ekonomi di wilayah kepulauan.
Manfaat yang Diharapkan dari Dermaga Baru
Menurut Ruslan, pembangunan pelabuhan di Sibigo akan memangkas jarak dan waktu tempuh masyarakat menuju titik keberangkatan kapal. Selain efisiensi perjalanan, biaya logistik juga diyakini bisa ditekan.
“Dermaga ini akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir, memperkuat sektor perikanan, perdagangan, jasa transportasi, pariwisata, serta mempercepat distribusi hasil produksi masyarakat ke pusat-pusat pemasaran,” ujar politikus yang juga menjabat Ketua DPW PKB Aceh itu.
Dalam jangka panjang, Ruslan meyakini infrastruktur ini akan memperkuat integrasi wilayah Simeulue dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Kesiapan Proyek Sudah Matang
Ruslan mengungkapkan, berbagai persyaratan teknis pembangunan sudah tersedia. Mulai dari studi kelayakan, Survey Investigation Design (SID), Detail Engineering Design (DED), hingga dokumen lingkungan.
Sementara untuk urusan lahan, Pemerintah Kabupaten Simeulue saat ini tengah menyelesaikan proses sertifikasi melalui Badan Pertanahan setempat. Dengan tingkat kesiapan yang dinilai memadai, Ruslan berharap Kementerian Perhubungan memberi perhatian khusus.
“Berdasarkan pertimbangan tersebut, kami memohon kiranya Bapak Menteri dapat memberikan perhatian khusus serta memprioritaskan pembangunan Dermaga Penyeberangan Penumpang Sibigo Kabupaten Simeulue dalam perencanaan dan penganggaran program Kementerian Perhubungan Tahun Anggaran 2027,” pintanya.