BANDA ACEH — BMKG merilis prakiraan cuaca untuk Provinsi Aceh pada Selasa, 26 Mei 2026, dengan kondisi dominan berawan di sebagian besar wilayah. Meski begitu, potensi hujan ringan tetap terdeteksi di sejumlah titik, terutama di pesisir dan bagian timur provinsi paling barat Indonesia ini.
BMKG mencatat, hujan ringan berpotensi terjadi di enam daerah, meliputi Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, dan Kota Langsa. Rentang suhu di wilayah-wilayah tersebut diperkirakan berkisar antara 20 hingga 32 derajat Celsius.
Kondisi atmosfer yang masih cukup dinamis disebut menjadi pemicu perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba. BMKG mengimbau masyarakat di daerah-daerah itu untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Kawasan dataran tinggi Gayo Lues dan Aceh Tengah diprediksi menjadi wilayah dengan suhu terendah di Aceh, yakni 15 hingga 24 derajat Celsius. Kondisi cuaca di kedua daerah ini diperkirakan berawan, tanpa potensi hujan yang signifikan.
Sementara itu, Kota Banda Aceh sebagai ibu kota provinsi diprakirakan berawan dengan suhu 27–32 derajat Celsius dan kelembapan udara berkisar antara 54 hingga 82 persen.
BMKG mengingatkan bahwa kondisi atmosfer di wilayah Aceh masih cukup labil. Masyarakat diminta tidak lengah terhadap potensi perubahan cuaca ekstrem yang dapat terjadi dalam waktu singkat, terutama di daerah yang masuk zona potensi hujan ringan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama di wilayah yang berpotensi hujan ringan,” tulis BMKG dalam rilis resminya, Selasa (26/5/2026).