ACEH — FIFA membagi jajaran sponsor dalam dua kategori utama: FIFA Partner dan FIFA World Cup Sponsor. Untuk kategori pertama, nama-nama seperti adidas, Aramco, Hyundai-Kia, Lenovo, Qatar Airways, dan Visa menjadi pemasok tetap di setiap event FIFA, bukan hanya Piala Dunia. Sementara itu, jajaran sponsor khusus turnamen diisi oleh Budweiser, Lay's, Hisense, dan McDonald's, plus tambahan dari perusahaan AS seperti American Airlines, Bank of America, Unilever, dan Verizon.
Salah satu sponsor global, McDonald's, tidak hanya hadir di papan reklame stadion. Melalui McDonald's Indonesia, perusahaan makanan cepat saji ini meluncurkan kampanye bertajuk FIFA World Cup Goes to McDonald's. Program ini dirancang untuk membawa semangat sepak bola dunia lebih dekat ke masyarakat Tanah Air.
"Bertepatan dengan perayaan 35 tahun, kami ingin menjadikan FIFA World Cup 2026 bukan hanya sekadar turnamen yang ditonton, tetapi momen yang benar-benar dirasakan bersama," ujar Associate Director of Marketing McDonald's Indonesia, Caroline Kurniadjaja. Menurutnya, pengalaman yang dihadirkan bersifat inklusif, mulai dari keluarga, fans dewasa, hingga anak-anak.
Berbagai aktivitas interaktif disiapkan di restoran, ruang publik, dan platform digital McDonald's. Tidak hanya itu, ada pula coaching clinic yang melibatkan pelatih dan pesepakbola profesional untuk anak-anak Indonesia. Tujuannya agar euforia Piala Dunia 2026 bisa dinikmati secara langsung oleh berbagai kalangan, bukan sekadar tontonan di layar kaca.
McDonald's Indonesia juga bekerja sama dengan Grab Indonesia mengadakan sayembara berhadiah tiket final Piala Dunia di New York. Satu pasangan beruntung akan diberangkatkan langsung ke MetLife Stadium, New Jersey, tempat laga puncak digelar pada 19 Juli 2026.
Turnamen yang akan dibuka di Estadio Azteca, Mexico City, pada 11 Juni ini mempertemukan 48 tim. Juara nantinya membawa pulang hadiah 50 juta dolar AS atau sekitar Rp 892 miliar. Dengan jumlah sponsor yang mencapai belasan perusahaan raksasa, pendapatan FIFA dari sektor komersial dipastikan melonjak drastis dibanding edisi-edisi sebelumnya.
Kehadiran sponsor dari negara tuan rumah—Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada—juga menambah pundi-pundi pemasukan. Ini menjadi salah satu alasan mengapa prize money Piala Dunia 2026 bisa memecahkan rekor sepanjang sejarah.