ACEH — Valve resmi membuka keran pemesanan untuk Steam Machine, konsol gaming berbasis SteamOS yang sudah dinanti selama bertahun-tahun. Alih-alih dijual bebas, perusahaan menerapkan sistem reservasi untuk setiap varian yang diminati — calon pembeli harus mendaftar, masuk antrean, lalu mendapat notifikasi via email saat giliran tiba. Valve menyebut langkah ini sengaja dirancang untuk menghalau bot dan scalper yang biasa memburu edisi terbatas.
Pengiriman perdana dijadwalkan mulai Senin, 29 Juni 2025. Jadi, siapa pun yang mendaftar hari ini belum tentu langsung bisa membayar — butuh kesabaran menunggu giliran.
Valve menawarkan dua opsi penyimpanan internal, masing-masing bisa dibeli terpisah atau dalam bundel bersama Steam Controller. Berikut rincian lengkapnya:
Valve terus terang bahwa harga ini jauh dari target awal yang ditetapkan sejak 2023. Dalam blog resminya, perusahaan menyebut bahwa biaya komponen — terutama RAM dan storage — berubah drastis dalam setahun terakhir.
“Kami merasa sudah punya gambaran yang baik soal perubahan biaya saat pertama kali mulai mencari sumber komponen untuk Steam Machine pada 2023. Namun, selama setahun terakhir, semuanya berubah cepat dan signifikan, terutama untuk komponen RAM dan penyimpanan,” tulis Valve dalam pernyataan resminya.
Akibatnya, target harga awal Valve dinyatakan "tidak lagi realistis". Harga jual saat ini mencerminkan biaya komponen yang berhasil diamankan perusahaan selama enam bulan terakhir. Valve juga mengakui bahwa ketersediaan komponen yang terbatas ikut memangkas jumlah unit yang bisa diproduksi untuk peluncuran perdana.
Dengan kekhawatiran soal kenaikan harga RAM yang sempat melanda industri — termasuk kenaikan harga Steam Deck yang cukup bikin was-was — angka USD 1.049 sebenarnya masih lebih rendah dari perkiraan banyak pengamat. Namun, tetap saja nominal ini bukan kategori murah. Konsol ini jelas menyasar gamer PC yang menginginkan performa setara PC gaming dalam formfactor konsol rumahan, bukan untuk pembeli kasual.
Redaksi Tom's Guide sendiri akan mendapatkan satu unit Steam Machine 2 TB untuk diuji secara menyeluruh. Pembaca dipersilakan mengirimkan pertanyaan seputar performa, kompatibilitas game, atau pengalaman penggunaan langsung — akan dijawab dalam sesi live Q&A setelah proses review selesai.
Steam Machine 2025 bukan konsol untuk semua orang. Harganya yang tinggi dan sistem reservasi yang rumit membuatnya lebih cocok untuk gamer PC fanatik yang sudah memiliki pustaka game Steam besar dan menginginkan perangkat dedicated di ruang tamu. Bagi pengguna Indonesia yang terbiasa dengan harga konsol PlayStation atau Xbox, banderol mulai Rp 17 jutaan jelas masuk kategori premium. Namun, jika performa yang dijanjikan Valve sepadan — dan kompatibilitas game Steam berjalan mulus — konsol ini bisa jadi alternatif serius bagi yang bosan dengan ekosistem konsol tradisional.