Steam Machine Valve Resmi Bisa Dipesan, Harga Mulai Rp 17,3 Juta untuk Model 512 GB

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36:31 WIB
Valve resmi membuka pemesanan Steam Machine dengan harga mulai Rp 17,3 juta untuk model 512 GB.

ACEH — Valve resmi membuka keran pemesanan untuk Steam Machine, konsol gaming berbasis SteamOS yang sudah dinanti selama bertahun-tahun. Alih-alih dijual bebas, perusahaan menerapkan sistem reservasi untuk setiap varian yang diminati — calon pembeli harus mendaftar, masuk antrean, lalu mendapat notifikasi via email saat giliran tiba. Valve menyebut langkah ini sengaja dirancang untuk menghalau bot dan scalper yang biasa memburu edisi terbatas.

Pengiriman perdana dijadwalkan mulai Senin, 29 Juni 2025. Jadi, siapa pun yang mendaftar hari ini belum tentu langsung bisa membayar — butuh kesabaran menunggu giliran.

Harga Resmi Semua Varian Steam Machine

Valve menawarkan dua opsi penyimpanan internal, masing-masing bisa dibeli terpisah atau dalam bundel bersama Steam Controller. Berikut rincian lengkapnya:

  • Steam Machine 512 GB: USD 1.049 (sekitar Rp 17,3 juta)
  • Steam Machine 512 GB + Steam Controller: USD 1.128 (sekitar Rp 18,6 juta)
  • Steam Machine 2 TB: USD 1.349 (sekitar Rp 22,3 juta)
  • Steam Machine 2 TB + Steam Controller + dua faceplate tambahan (kain merah dan kayu walnut): USD 1.428 (sekitar Rp 23,6 juta)

Mengapa Harganya Lebih Mahal dari Ekspektasi?

Valve terus terang bahwa harga ini jauh dari target awal yang ditetapkan sejak 2023. Dalam blog resminya, perusahaan menyebut bahwa biaya komponen — terutama RAM dan storage — berubah drastis dalam setahun terakhir.

“Kami merasa sudah punya gambaran yang baik soal perubahan biaya saat pertama kali mulai mencari sumber komponen untuk Steam Machine pada 2023. Namun, selama setahun terakhir, semuanya berubah cepat dan signifikan, terutama untuk komponen RAM dan penyimpanan,” tulis Valve dalam pernyataan resminya.

Akibatnya, target harga awal Valve dinyatakan "tidak lagi realistis". Harga jual saat ini mencerminkan biaya komponen yang berhasil diamankan perusahaan selama enam bulan terakhir. Valve juga mengakui bahwa ketersediaan komponen yang terbatas ikut memangkas jumlah unit yang bisa diproduksi untuk peluncuran perdana.

Apakah Harga Ini Masih Masuk Akal?

Dengan kekhawatiran soal kenaikan harga RAM yang sempat melanda industri — termasuk kenaikan harga Steam Deck yang cukup bikin was-was — angka USD 1.049 sebenarnya masih lebih rendah dari perkiraan banyak pengamat. Namun, tetap saja nominal ini bukan kategori murah. Konsol ini jelas menyasar gamer PC yang menginginkan performa setara PC gaming dalam formfactor konsol rumahan, bukan untuk pembeli kasual.

Redaksi Tom's Guide sendiri akan mendapatkan satu unit Steam Machine 2 TB untuk diuji secara menyeluruh. Pembaca dipersilakan mengirimkan pertanyaan seputar performa, kompatibilitas game, atau pengalaman penggunaan langsung — akan dijawab dalam sesi live Q&A setelah proses review selesai.

Kesimpulan Awal: Untuk Siapa Steam Machine Ini?

Steam Machine 2025 bukan konsol untuk semua orang. Harganya yang tinggi dan sistem reservasi yang rumit membuatnya lebih cocok untuk gamer PC fanatik yang sudah memiliki pustaka game Steam besar dan menginginkan perangkat dedicated di ruang tamu. Bagi pengguna Indonesia yang terbiasa dengan harga konsol PlayStation atau Xbox, banderol mulai Rp 17 jutaan jelas masuk kategori premium. Namun, jika performa yang dijanjikan Valve sepadan — dan kompatibilitas game Steam berjalan mulus — konsol ini bisa jadi alternatif serius bagi yang bosan dengan ekosistem konsol tradisional.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top