BANDA ACEH — Kabar duka kembali menyelimuti pemberangkatan haji asal Aceh tahun ini. Fatimah Basyah (76), jemaah haji asal Kabupaten Aceh Jaya yang tergabung dalam Kloter 9, mengembuskan napas terakhir di King Abdul Aziz Hospital, Makkah, setelah menjalani perawatan intensif akibat infeksi paru-paru.
Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, mengonfirmasi bahwa almarhumah merupakan jemaah ke-18 asal provinsi ujung barat Indonesia yang wafat selama menjalani rangkaian ibadah haji di Arab Saudi. Pihaknya kini tengah mengurus administrasi kepulangan jenazah sesuai prosedur yang berlaku.
Selain satu kasus kematian, PPIH Embarkasi Aceh mencatat masih ada tiga jemaah haji asal Aceh yang belum bisa dipulangkan ke Tanah Air. Ketiganya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang tersebar di Makkah dan Madinah karena kondisi kesehatan yang belum stabil.
“Kepergian mereka saat menunaikan ibadah haji, semoga menjadi jalan menuju rahmat dan ampunan-Nya. Dan, semoga seluruh amal ibadah, doa, dan pengabdian yang telah mereka lakukan diterima di sisi Allah SWT,” ujar Arijal dalam keterangan resminya, Jumat (21/6).
Dalam kesempatan itu, Arijal menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhumah Fatimah Basyah. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, serta keikhlasan dalam menerima ketentuan Allah SWT.
“Semoga Allah menerima amal ibadahnya dan memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, PPIH Embarkasi Aceh masih terus memantau perkembangan kondisi para jemaah yang dirawat. Pemulangan kloter secara bertahap akan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh otoritas haji Indonesia dan Arab Saudi.