ACEH — PT Astra Honda Motor (AHM) resmi meluncurkan penyegaran Honda Monkey untuk pasar Indonesia. Marketing Director AHM Octavianus Dwi menyebut motor ini tetap mempertahankan posisinya sebagai kendaraan gaya hidup, bukan kendaraan harian biasa. "Honda Monkey memang punya tempat istimewa bagi mereka yang menganggap sepeda motor sebagai bagian dari gaya hidup," ujar Octa dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Meski bertubuh mungil, Monkey dibekali komponen kaki-kaki yang tak main-main. Suspensi depan upside down Showa menjadi bukti utama status premium motor ini—komponen yang biasanya absen di motor entry-level. Paduannya dengan suspensi belakang ganda (twin rear) menjanjikan keseimbangan antara kenyamanan kota dan karakter sporty.
Sektor dapur pacu mengandalkan mesin silinder tunggal 125cc SOHC 2-valve berpendingin udara. Teknologi PGM-FI menjaga efisiensi bahan bakar, sementara transmisi 5-percepatan memberikan akselerasi responsif dari putaran bawah hingga atas. Diameter dan langkah piston 50,0 x 63,1 mm dengan rasio kompresi 10,0:1 dirancang untuk sensasi berkendara yang lincah di lalu lintas perkotaan.
Ban block pattern berukuran 120/80-12 di depan dan 130/80-12 di belakang melengkapi karakter kokoh motor ini, memberikan cengkeraman optimal di aspal kota.
Pembaruan paling mencolok ada di sektor visual. AHM menghadirkan tiga opsi warna baru: Banana Yellow, Millenium Red, dan Pearl Cadet Gray. Masing-masing dipadukan dengan jok bermotif kotak-kotak tartan yang memperkuat kesan fashionable dan retro.
Octavianus menambahkan kombinasi ini ditujukan bagi konsumen yang ingin tampil beda. "Lewat warna dan motif jok yang baru ini, kami ingin memberikan pilihan yang lebih unik dan ikonik bagi konsumen yang ingin mengekspresikan diri melalui motor hobi mereka, sekaligus berani tampil unik, fun, dan fashionable," jelasnya.
Meski mempertahankan siluet kompak dari generasi pertama, Monkey 2025 tetap dibekali fitur kekinian. Seluruh sistem pencahayaan sudah menggunakan LED untuk visibilitas maksimal. Panel meter digital minimalis menyajikan speedometer, indikator level bensin enam segmen, serta odometer yang dilengkapi dua trip meter.
Dengan banderol Rp88.094.000 OTR Jakarta, Honda Monkey jelas bukan motor untuk semua orang. Namun bagi loyalis yang menghargai nilai historis sejak 1961 dan komponen premium, angka itu dianggap wajar untuk sebuah mahakarya koleksi yang siap menemani gaya hidup harian.