ACEH — Bulan ini, konsumen yang membidik skutik premium harus merogoh kocek lebih dalam. Yamaha Indonesia resmi menaikkan harga jual untuk lini Nmax terbaru, yakni varian Neo dan Turbo, dengan kenaikan rata-rata Rp 300 ribu. Tak mau ketinggalan, Honda juga mengerek banderol PCX 160 sebesar Rp 250 ribu untuk semua tipenya per Juli 2026.
Kenaikan hanya berlaku untuk model Nmax generasi anyar yang sudah mengusung mesin Blue Core VVA 155 cc. Sementara itu, varian Nmax Standard, S Version, dan Connected/ABS yang merupakan generasi sebelumnya tidak mengalami perubahan harga.
Di kubu Honda, kenaikan juga merata di tiga varian PCX 160. Selisih Rp 250 ribu ini membuat harga entry level skutik premium Honda kini tembus Rp 35 juta.
Dari segi spesifikasi mesin, Honda PCX 160 unggul tipis. Mesin 156,9 cc eSP+ dengan pendingin cairan ini menghasilkan tenaga 11,8 kW (16 PS) di 8.500 rpm dan torsi 14,7 Nm di 6.500 rpm. Sebagai perbandingan, Yamaha Nmax Neo dan Turbo yang memakai mesin 155,09 cc Blue Core VVA menghasilkan 11,3 kW (15,3 PS) di 8.000 rpm dan torsi 14,2 Nm di 6.500 rpm.
Namun, keunggulan Nmax terletak pada teknologi transmisinya. Varian Turbo sudah dibekali YECVT (Yamaha Electronic Continuously Variable Transmission) yang menggantikan sistem CVT konvensional. Sistem ini memungkinkan dua riding mode, yaitu T-Mode untuk harian dan S-Mode untuk touring.
Bagi konsumen yang mementingkan kepraktisan, Honda PCX 160 masih unggul di sektor bagasi. Kapasitas 30 liter di bawah jok mampu memuat helm full-face tanpa perlu dibalik. Sementara Yamaha Nmax Turbo hanya menyediakan ruang 25 liter, naik tipis 1 liter dari generasi sebelumnya.