Sumur Minyak Tradisional di Aceh Timur Terus Menyembur, BPBD Siagakan Personel Cegah Api Meluas

Penulis: Faisal Hasbi  •  Senin, 06 Juli 2026 | 17:15:32 WIB
Personel BPBD Aceh Timur siaga di lokasi kebakaran sumur minyak tradisional untuk cegah api meluas.

ACEH TIMUR — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur Syahrizal Fauzi mengatakan pusat titik api belum bisa dipadamkan karena semburan minyak masih terjadi. "Personel disiagakan untuk mencegah api yang menjalar ke lokasi lainnya. Hingga saat ini, pusat titik api belum bisa dipadamkan lantaran semburan minyak masih aktif," katanya.

Kebakaran sumur yang dikelola secara tradisional oleh masyarakat di Dusun Utama, Kecamatan Darul Ihsan, ini terjadi pada Minggu (5/7) sekitar pukul 13.30 WIB. Petugas kini memusatkan upaya pendinginan pada radius sekitar 100 meter dari titik pusat sebagai langkah mengantisipasi agar api tidak meluas ke lahan milik warga.

Medan Sempit dan Perbukitan Jadi Kendala Pemadaman

Proses pemadaman menghadapi kendala serius karena lokasi kebakaran berada di area sempit dan perbukitan. Kondisi ini menyulitkan manuver armada pemadam dan membatasi ruang gerak petugas saat melakukan operasi di lapangan.

"Kondisi lokasi memang cukup sulit dijangkau oleh armada pemadam. Namun demikian, hingga saat ini petugas masih terus berupaya semaksimal mungkin melakukan pemadaman agar api dapat segera dikendalikan," ujar Syahrizal Fauzi.

Enam Unit Damkar dan Personel Gabungan Dikerahkan

Sejumlah unit armada pemadam kebakaran dari Pos Peurelak, Pos Ranto Peureulak, Pos Idi, dan Pos Julok dikerahkan ke lokasi. Pemadaman diperkuat personel BPBD bersama unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat.

Bupati Pastikan Belum Ada Korban Jiwa

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, TNI, Polri, serta instansi terkait untuk memastikan proses penanganan berjalan baik. Ia memastikan belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Hingga saat ini, belum ada laporan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam setiap penanganan bencana maupun keadaan darurat," kata Iskandar.

Imbauan untuk Warga Sekitar

Bupati meminta semua perangkat daerah bergerak cepat dan memperkuat koordinasi lintas sektor. Ia juga mengimbau masyarakat tidak mendekati lokasi kebakaran dan mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami mengimbau masyarakat tidak mendekati lokasi kebakaran dan mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Iskandar Usman Al-Farlaky.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top