TAPAKTUAN — Bupati Aceh Selatan Mirwan MS secara resmi melantik dan mengambil sumpah pejabat struktural eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Pendopo Bupati di Tapaktuan, Senin (19/8). Dalam mutasi kali ini, dua pejabat pimpinan tinggi (JPT) pratama atau eselon II mengalami rotasi, sementara beberapa pejabat lainnya mendapat promosi.
Dua nama yang dilantik menempati posisi baru adalah Erwiandi dan Teuku Masrizar. Erwiandi yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah (Setda) Aceh Selatan, kini dipercaya sebagai Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat. Sementara itu, Teuku Masrizar yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Selatan dirotasi menjadi Staf Ahli Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan.
Bupati Mirwan MS menegaskan bahwa rotasi dan mutasi ini bukan sekadar seremonial belaka. Ia menyebut langkah ini merupakan bagian dari upaya memastikan organisasi pemerintahan berjalan efektif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.
"Pengangkatan saudara sekalian telah melalui proses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan mempertimbangkan kompetensi, integritas, serta kebutuhan organisasi," kata Mirwan dalam sambutannya.
Bupati juga mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan telah menetapkan visi pembangunan daerah, yakni terwujudnya Aceh Selatan maju, produktif, dan madani. Menurutnya, visi ini bukan sekadar slogan, melainkan komitmen bersama yang harus diwujudkan melalui kerja nyata seluruh aparatur pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, Mirwan MS menyampaikan sejumlah instruksi yang harus menjadi komitmen bersama bagi pejabat yang baru dilantik. Pertama, ia meminta seluruh pejabat membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, responsif, dan berorientasi pada hasil.
"Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menghilangkan budaya birokrasi yang berbelit. Jadilah pemimpin yang hadir memberikan solusi, bukan menambah persoalan atau permasalahan," tegasnya.
Kedua, Bupati mendorong peningkatan akuntabilitas dan transparansi dalam setiap penggunaan anggaran. Ia menekankan bahwa setiap rupiah yang dikelola harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Ketiga, Mirwan meminta jajarannya untuk berani mendorong inovasi di setiap perangkat daerah. "Jangan takut melakukan perubahan selama sesuai dengan ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Keempat, ia menginstruksikan penguatan kolaborasi antar perangkat daerah. "Tidak ada lagi ego sektoral. Seluruh program pembangunan harus saling mendukung demi percepatan pencapaian target pembangunan kabupaten Aceh Selatan," katanya.
Terakhir, Bupati meminta pejabat yang dilantik menjadi teladan bagi seluruh ASN melalui integritas, etika, kedisiplinan, dan semangat melayani.
Mirwan MS menegaskan bahwa dirinya akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh pejabat secara objektif. Evaluasi akan didasarkan pada capaian kinerja, disiplin, integritas, kemampuan berkolaborasi, serta keberhasilan dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
"Sebagai pimpinan daerah, saya akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh pejabat secara objektif," pungkas Mirwan MS.