JAKARTA — Harga emas yang dijual melalui Pegadaian mengalami kenaikan pada hari ini, mencakup tiga merek utama yang paling banyak dicari masyarakat: Antam, UBS, dan Galeri 24. Kenaikan ini terjadi secara merata di hampir seluruh pilihan berat, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Kondisi ini menjadi perhatian bagi investor ritel maupun masyarakat yang biasa menyimpan emas sebagai instrumen tabungan.
Untuk emas Antam, harga satu gramnya dibanderol naik tipis dari posisi sebelumnya. Harga emas Antam 0,5 gram juga ikut terdorong naik, mengikuti pergerakan harga acuan. Kenaikan ini membuat harga jual kembali (buyback) emas Antam juga ikut terkerek, meski dengan selisih yang lebih kecil dari harga beli.
Emas UBS yang juga banyak diminati karena sertifikasi internasionalnya, mencatatkan kenaikan harga yang hampir seragam dengan Antam. Begitu pula dengan emas Galeri 24, produk emas batangan yang dikelola langsung oleh Pegadaian. Ketiga jenis emas ini sama-sama mengalami tren kenaikan, menandakan bahwa tekanan harga di pasar logam mulia bersifat menyeluruh.
Catatan: Harga tersebut adalah harga pembelian emas batangan di Pegadaian. Harga buyback atau jual kembali emas ke Pegadaian biasanya lebih rendah, dan juga mengikuti pergerakan harga yang sama.
Kenaikan harga emas di Pegadaian tidak lepas dari pergerakan harga emas dunia yang cenderung menguat dalam beberapa hari terakhir. Sebagai komoditas yang diperdagangkan secara global, harga emas acuan di bursa internasional langsung berdampak pada harga jual di dalam negeri. Selain itu, permintaan yang tetap tinggi dari investor ritel di Indonesia juga turut menopang harga.
Tidak selalu. Meskipun harga acuan dari kantor pusat sama, Pegadaian memberikan catatan bahwa harga jual di setiap outlet bisa sedikit berbeda. Perbedaan ini biasanya dipengaruhi oleh biaya cetak, ongkos kirim, atau promosi lokal yang sedang berjalan. Masyarakat disarankan untuk mengecek langsung ke outlet Pegadaian terdekat atau melalui aplikasi Pegadaian Digital untuk mendapatkan harga paling akurat.