Danamon Garap MUIP Garuda Fund US$100 Juta untuk Biayai Startup Teknologi dan Fintech

Penulis: Faisal Hasbi  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 11:38:01 WIB
PT Bank Danamon Indonesia dan MUFG Innovation Partners luncurkan MUIP Garuda Fund senilai US$100 juta untuk pendanaan startup teknologi dan fintech.

ACEH — PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Bank of Ayudhya (Krungsri), Krungsri Finnovate, dan MUFG Innovation Partners (MUIP) sepakat memperkuat konektivitas ekosistem startup ASEAN-Jepang. Kesepakatan itu ditandai dengan partisipasi Danamon dalam Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, ajang tahunan Krungsri yang mempertemukan startup, investor, dan korporasi dari kawasan tersebut.

Dalam ajang yang digelar selama satu hari itu, lebih dari 500 sesi business matching difasilitasi. Sebanyak 90 startup dari enam negara, termasuk Indonesia, bertemu dengan sekitar 140 perusahaan dan investor global. Sesi ini mencakup presentasi startup, pertemuan bisnis satu lawan satu, pameran, hingga diskusi tren investasi regional.

MUIP Garuda Fund: Modal Ventura Khusus untuk Startup RI

Salah satu pilar utama kolaborasi ini adalah MUIP Garuda Fund. Dana ventura korporasi itu merupakan hasil kerja sama MUIP, MUFG, dan Danamon dengan total komitmen investasi US$100 juta. Fokus pendanaan diarahkan ke startup di sektor teknologi dan teknologi finansial (fintech).

Chief Strategy Officer Danamon, Reza Iskandar Sardjono, mengatakan partisipasi perseroan dalam ajang ini merupakan strategi membangun konektivitas ekosistem startup Indonesia dengan Jepang dan ASEAN. "Melalui sinergi dengan MUFG Global Network, kami ingin menghadirkan akses yang lebih luas bagi startup Indonesia untuk bertemu dengan investor dan korporasi global," ujar Reza dalam siaran pers, Sabtu (11/7/2026).

Akses Pendanaan dan Ekspansi ke Pasar Global

Melalui keberadaan dana investasi tersebut, Danamon menilai startup Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pendanaan. Selain itu, mereka bisa membangun kemitraan strategis dan memperluas ekspansi bisnis ke pasar internasional.

Bagi Danamon, kolaborasi lintas negara ini dinilai menjadi strategi untuk memperkuat ekosistem startup nasional. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing startup Indonesia di pasar global, khususnya pada sektor teknologi dan fintech.

Selain sesi business matching, acara ini juga menyediakan forum networking untuk memperluas jejaring bisnis antar peserta. Ini menjadi kesempatan bagi startup untuk menjajaki kerja sama langsung dengan korporasi Jepang dan mitra ASEAN lainnya.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: keuangan.kontan.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top