BANDA ACEH — Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto menyatakan tim Manggala Agni terus berupaya memadamkan api di kawasan Seuneubok Pusaka, Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan. Hingga hari ketujuh pemadaman, total luas karhutla yang berhasil dipadamkan mencapai 10,5 hektare.
Kebakaran pertama kali dilaporkan terjadi pada Senin (6/7) dengan lahan terbakar seluas 20 hektare di Desa Seunebok Pusaka. Ferdian menjelaskan bahwa luas lahan yang terbakar terus bertambah dan kini meluas hingga 28 hektare.
Untuk menangani kebakaran di lahan gambut tersebut, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera mengerahkan satu regu tim Manggala Agni Daops Sumatera I/Sibolangit. Proses pemadaman juga melibatkan personel Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh serta karyawan perusahaan perkebunan di wilayah itu.
Ferdian menyebutkan bahwa lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut dengan fungsi hak guna usaha (HGU) yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi. Vegetasi di lokasi terdiri dari anakan kayu, semak belukar, tanaman pakis, hingga sawit.
Pada hari ketujuh pemadaman, Minggu (12/7), kondisi cuaca dilaporkan cerah dari pagi hingga sore dengan kecepatan angin mencapai sembilan kilometer per jam. Akses menuju lokasi pemadaman dapat ditempuh dalam waktu 20 hingga 30 menit dari posko yang berada di Kantor PT Argo Sinergi Nusantara.
"Kondisi saat ini sudah lebih kondusif karena kebakaran merupakan daerah pulau-pulau api. Tim akan tetap memadamkan api hingga tuntas," kata Ferdian Krisnanto. Ia menambahkan bahwa saat ini api masih menyisakan asap di beberapa titik lokasi kebakaran.