239 Calon Keuchik di Aceh Jaya Bertarung di 98 Gampong, 7 Kandidat Perempuan Ikut Pilchiksung 2026

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Senin, 13 Juli 2026 | 16:18:31 WIB
calon keuchik di Aceh Jaya resmi bertarung pada Pilchiksung 2026 di 98 gampong.

CALANG — Sebanyak 98 gampong di Kabupaten Aceh Jaya akan menggelar pesta demokrasi tingkat desa pada Pilchiksung 2026. DPMPKB setempat telah merampungkan verifikasi administrasi dan faktual terhadap seluruh bakal calon, menghasilkan 239 nama yang resmi ditetapkan sebagai kandidat.

Kepala DPMPKB Aceh Jaya, Dahrial Saputra, mengatakan proses penetapan telah berjalan transparan sesuai regulasi yang berlaku. “Kami memastikan prosesnya berjalan transparan untuk menjaga kualitas demokrasi dan melahirkan pemimpin yang kredibel di tingkat tapak,” ujarnya di Calang, Senin (13/7/2026).

Peta Persaingan: 65 Gampong Head-to-Head, 1 Gampong Diikuti 5 Calon

Konfigurasi calon di setiap gampong cukup bervariasi. Data DPMPKB mencatat, dari 98 gampong yang menyelenggarakan pemilihan, mayoritas—yakni 65 gampong—hanya diikuti oleh dua orang calon sehingga persaingan langsung bersifat head-to-head.

Sebanyak 26 gampong lainnya memiliki tiga orang calon, enam gampong diikuti empat orang calon, dan satu gampong menjadi medan pertarungan paling sengit dengan lima orang calon. Variasi jumlah kandidat ini mencerminkan dinamika politik lokal yang berbeda di setiap wilayah.

Dominasi Laki-Laki dan Harapan dari Kandidat Perempuan

Dari total 239 calon, 232 di antaranya adalah laki-laki. Meski jumlahnya masih sangat minoritas, kehadiran tujuh calon perempuan dinilai sebagai angin segar bagi demokrasi di tingkat gampong. “Kehadiran kandidat perempuan diharapkan dapat memberikan warna baru dalam tata kelola pemerintahan desa ke depan,” kata Dahrial.

Partisipasi perempuan dalam kontestasi politik lokal di Aceh memang masih menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan adanya tujuh nama yang lolos verifikasi, diharapkan akan muncul lebih banyak pemimpin perempuan di masa mendatang.

Imbauan Tegas: Hindari Kampanye Hitam dan Isu SARA

Dahrial Saputra menekankan pentingnya menjaga integritas dan kondusivitas wilayah selama tahapan pemilihan berlangsung. Ia meminta seluruh kandidat beserta tim sukses untuk mengedepankan visi, misi, dan program kerja yang membangun, bukan saling serang.

“Kami mengimbau dengan tegas kepada seluruh calon dan pendukung untuk menghindari black campaign (kampanye hitam), penyebaran hoaks, serta isu SARA yang dapat memecah belah warga. Mari kita jadikan Pilchiksung ini sebagai ajang adu gagasan yang sehat demi kemajuan gampong masing-masing,” pungkasnya.

Akses Informasi Daftar Calon Keuchik

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui nama-nama calon Keuchik di gampong masing-masing, DPMPKB telah menyediakan akses informasi melalui papan pengumuman resmi di kantor gampong dan kantor camat setempat. Warga diimbau untuk aktif memantau informasi tersebut guna memastikan hak pilih mereka tersalurkan dengan benar pada hari pemungutan suara nanti.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: noa.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top