BANDA ACEH — Pemerintah Kota Banda Aceh menyatakan kesiapan penuh mendukung pelaksanaan Roadshow Pameran Foto Kebencanaan "Sumatera Bangkit" yang diinisiasi oleh Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh. Acara ini akan menampilkan puluhan karya jurnalistik visual yang mendokumentasikan berbagai peristiwa bencana dari sejumlah daerah di Pulau Sumatera.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menegaskan komitmennya setelah menerima audiensi dari pengurus PFI Aceh, Selasa (14/7) sore. Menurutnya, pengalaman panjang Aceh dalam menghadapi berbagai bencana bisa menjadi pembelajaran berharga bagi masyarakat luas melalui medium fotografi.
"Tentu kami siap mendukung. Momentum kebencanaan ini dapat dimanfaatkan melalui pameran foto sebagai media edukasi sekaligus pengingat," ujar Illiza dalam keterangan resminya, Rabu (15/7).
Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah, menilai kegiatan ini memiliki nilai lebih dari sekadar ajang pameran karya jurnalistik. Ia menyebut pameran tersebut bisa menjadi media edukasi tentang mitigasi bencana dan nilai-nilai kemanusiaan bagi masyarakat.
"Kami menyambut baik silaturahmi PFI Aceh beserta rencana penyelenggaraan Roadshow Pameran Foto Sumatera Bangkit di Banda Aceh. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan karya jurnalistik yang bernilai sejarah, tetapi juga menjadi media edukasi tentang kebencanaan dan kemanusiaan," kata Irwansyah.
Irwansyah menambahkan, dirinya siap memfasilitasi komunikasi dengan berbagai pihak agar acara berjalan lancar dan memberi manfaat bagi warga Banda Aceh.
Ketua PFI Aceh, Muhammad Anshar, menjelaskan bahwa pameran akan menampilkan dokumentasi para pewarta foto dari berbagai peristiwa kebencanaan. Melalui karya mereka, masyarakat diajak melihat sisi-sisi peristiwa yang selama ini tidak banyak terekspos ke publik.
"Kami berharap Pemerintah Kota Banda Aceh dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan pameran ini," kata Anshar.
Ia menekankan bahwa pameran ini bertujuan untuk menyampaikan nilai kemanusiaan, ketangguhan, dan semangat bangkit pascabencana. Roadshow "Sumatera Bangkit" sendiri akan berlangsung di tiga provinsi: Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.
Selain pameran foto yang berlangsung di Museum Tsunami Aceh pada 3-8 Agustus 2026, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan peluncuran buku ensiklopedia kebencanaan di Yogyakarta. PFI Aceh berharap kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana sekaligus mengabadikan kisah-kisah ketangguhan masyarakat melalui karya visual yang inspiratif.