Wagub Aceh Minta Baitul Mal Transparan Kelola Zakat, Usul Jadi Pengurang Pajak

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 16:14:31 WIB
Wagub Aceh Fadhlullah mendesak Baitul Mal mengelola zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara transparan dalam Rakor Baitul Mal se-Aceh di Banda Aceh, Rabu (15/7/2026).

BANDA ACEH — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, akrab disapa Dek Fadh, mendesak Baitul Mal mengelola zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara transparan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama untuk menggenjot penghimpunan dana umat di Aceh.

Pernyataan itu disampaikan Dek Fadh saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Baitul Mal se-Aceh di Aula Hotel Rasamala, Banda Aceh, Rabu (15/7/2026). Acara tersebut dihadiri seluruh komisioner Baitul Mal kabupaten dan kota se-Aceh.

“Dalam pengelolaan zakat, sedekah, dan wakaf, transparansi adalah hal paling penting. Insya Allah kalau transparan, rakyat pasti percaya kepada Baitul Mal. Ini salah satu kuncinya,” ujar Dek Fadh.

Ia menegaskan, Baitul Mal lahir dari amanat perdamaian Aceh melalui MoU Helsinki. Lembaga ini harus mampu menunjukkan tata kelola yang baik dan profesional.

Dek Fadh mencontohkan pengelolaan Wakaf Baitul Asyi di Arab Saudi. Lembaga itu konsisten menyalurkan manfaat wakaf untuk masyarakat Aceh sesuai ikrar wakaf yang telah ditetapkan.

“Walaupun pernah ada keinginan agar hasil wakaf itu bisa dialihkan untuk seluruh masyarakat Indonesia, tetapi tidak bisa karena…” katanya.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: sinarpost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top