Balai Dalkarhut Kerahkan 15 Personel Manggala Agni Padamkan Karhutla 30 Hektare di Nagan Raya, Aceh

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Jumat, 17 Juli 2026 | 15:54:01 WIB
Balai Dalkarhut mengerahkan 15 personel Manggala Agni untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan seluas 30 hektare di Nagan Raya, Aceh.

BANDA ACEH — Kebakaran hutan dan lahan seluas 30 hektare melanda Desa Kayee Unoe, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya. Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyatakan bahwa satu regu pemadam yang terdiri dari 15 personel Manggala Agni dari Daops Sumatera I/Sibolangit telah dikerahkan untuk menjinakkan api.

“Kami mengerahkan satu regu Manggala Agni dari Daops Sumatera I/Sibolangit guna memadamkan karhutla di Kabupaten Nagan Raya. Satu regu pemadam terdiri 15 personel,” kata Ferdian saat dihubungi dari Banda Aceh, Jumat.

Lahan Gambut Terbakar, Api Permukaan dan Bawah Tanah

Ferdian menjelaskan bahwa lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut dengan vegetasi berupa anakan kayu, semak belukar, tanaman pakis, dan sawit. Fungsi lahan tersebut adalah Hak Guna Usaha (HGU). Kondisi ini membuat pemadaman lebih kompleks karena api tidak hanya di permukaan, tetapi juga di bawah permukaan tanah.

Operasi pemadaman pertama dilakukan pada Kamis (16/7). Sumber air untuk memadamkan api diambil dari kanal yang berada di kawasan tersebut. Kondisi cuaca saat operasi berlangsung berawan pada pagi dan sore hari, serta cerah di siang hari dengan kecepatan angin mencapai 10 kilometer per jam.

Akses ke Lokasi Capai 1,5 Jam dari Posko

Akses menuju lokasi kebakaran menjadi tantangan tersendiri. Tim pemadam harus menempuh perjalanan sekitar satu jam 30 menit dari posko yang berada di Kantor Socfindo Seumanyam. “Hari ini tim Manggala Agni masih melakukan operasi pemadaman,” ujar Ferdian Krisnanto.

Selain Manggala Agni, proses pemadaman juga melibatkan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya dan personel Polsek Alue Bilie, Polres Nagan Raya. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke area lain.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top