KOTA JANTHO — Tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh bersama Baitul Mal Aceh melakukan verifikasi lapangan ke Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Maju Sejahtera di Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Kunjungan ini bagian dari proses penilaian kelayakan sebelum BUMG ditetapkan sebagai penerima bantuan modal usaha yang bersumber dari zakat dan infak produktif.
Penelaah Kebijakan DPMG Aceh, T. Arzinal Syah, mengatakan program ini merupakan kolaborasi antara DPMG Aceh dan Baitul Mal Aceh untuk memperkuat ekonomi desa. Bantuan modal usaha diberikan kepada BUMG yang dinilai layak dan memiliki potensi pengembangan.
"BUMG yang menerima bantuan nantinya juga berkewajiban menyalurkan sebagian keuntungan usahanya kepada para mustahik di gampong, karena sumber dananya berasal dari zakat dan infak produktif," ungkap Arzinal.
Menurut Arzinal, verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi usaha BUMG sesuai dengan usulan yang sebelumnya telah direkomendasikan oleh DPMG di tingkat kabupaten atau kota. Proses ini menjadi tahapan krusial sebelum bantuan resmi disalurkan.
Dalam kunjungan tersebut, tim DPMG Aceh meninjau langsung aktivitas Pasar Mini BUMG Maju Sejahtera. Pasar mini itu menjual berbagai komoditas seperti kuliner, sayur-mayur, rempah, buah-buahan, hingga ikan.
Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada BUMG Maju Sejahtera sebagai calon penerima bantuan. Ia menegaskan pihaknya siap mengelola dana tersebut secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
"Manfaatnya harus bisa dirasakan masyarakat, khususnya para mustahik," kata Yusri.
Melalui program zakat dan infak produktif ini, Pemerintah Aceh berharap BUMG mampu menjadi motor penggerak ekonomi gampong sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.