Honda Hentikan Penjualan Mobil Listrik Prologue di AS Akhir 2026, Dampak Kebijakan Trump

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 13:06:01 WIB
Honda akan menghentikan penjualan mobil listrik Prologue di Amerika Serikat pada akhir 2026 setelah produksi model tahun tersebut rampung.

ACEH — Honda menjadi pabrikan terbaru yang mengerem laju elektrifikasinya di Amerika Serikat. Prologue, mobil listrik perdana Honda yang baru meluncur pada 2024, akan dihentikan penjualannya pada akhir tahun ini. Setelah produksi model tahun 2026 rampung, Honda dipastikan tidak akan lagi memiliki jajaran kendaraan listrik di pasar terbesar dunia itu mulai 2027.

Keputusan ini bukan sekadar strategi produk biasa. Prologue sebenarnya sempat menjadi salah satu mobil listrik terlaris di AS pada awal peluncurannya. Namun, permintaan mulai merosot tajam memasuki 2026 seiring dengan perubahan kebijakan energi di Washington.

Penghapusan Subsidi dan Pelonggaran Emisi Jadi Pemicu Utama

Analis menilai penyebab utama penurunan daya beli adalah penghentian program insentif pajak federal untuk kendaraan listrik. Sebelumnya, potongan pajak hingga USD 7.500 (sekitar Rp 120 juta) mampu menekan selisih harga antara mobil listrik dan mobil bensin. Tanpa subsidi itu, biaya kepemilikan EV melonjak drastis.

“Dengan hilangnya insentif ini, banyak pelanggan memilih kembali ke mobil hibrida atau bensin tradisional,” tulis laporan Vietnam.vn yang dikutip dalam bahan artikel ini. Selain itu, pelonggaran standar emisi dan efisiensi bahan bakar oleh pemerintah federal mengurangi tekanan bagi pabrikan untuk segera beralih ke listrik.

GM, Ford, hingga Stellantis Ikut Pangkas Ambisi Listrik

Honda bukan satu-satunya yang mundur. General Motors, yang dulu ambisius memimpin perlombaan EV, kini menunda perluasan pabrik baterai dan memperpanjang masa produksi model bermesin pembakaran internal. Ford menghentikan produksi truk pikap listrik F-150 Lightning dan menunda sejumlah model baru, sambil mengalihkan dana ke pengembangan hibrida.

Stellantis—induk Jeep, Dodge, Chrysler, dan Ram—memilih strategi fleksibel: mengembangkan EV sambil tetap mempertahankan pilihan mesin bensin dan hibrida. Volkswagen, meski masih bertahan, harus menyesuaikan laju pertumbuhan karena persaingan dari Tesla dan produsen China.

Bagaimana Nasib Pemilik Prologue Saat Ini?

Honda memastikan pemilik Prologue yang sudah terlanjur membeli unitnya tetap mendapat layanan perawatan lengkap, suku cadang, dan garansi melalui jaringan dealer. Prologue sendiri dikembangkan di atas platform Ultium milik General Motors dan diproduksi di Meksiko.

Di tengah gelombang penyesuaian ini, Hyundai dan Kia justru menunjukkan pertumbuhan. Kedua merek Korea itu berinvestasi besar di pabrik Georgia, memenuhi syarat lokalisasi, dan menawarkan model seperti Ioniq 5, Ioniq 9, EV6, serta EV9 dengan desain modern dan jangkauan jauh. Toyota, dengan pendekatan berbeda, tetap setia pada strategi hibrida yang sudah terbukti laris di AS selama lebih dari satu dekade.

Sementara itu, Tesla masih memimpin penjualan domestik AS. Namun, margin keuntungannya tergerus karena terus menerapkan diskon dan insentif untuk merangsang permintaan Model 3 dan Model Y. Bahkan pemimpin pasar pun kini harus beradaptasi dengan realitas baru: mobil listrik tidak lagi semudah dulu untuk dijual di Amerika.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: vietnam.vn This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top