Wali Kota Banda Aceh Illiza Tinjau Pelatihan Bordir Berbasis Wastra, Dorong UMKM Naik Kelas

Penulis: Teuku Fahreza  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 15:08:01 WIB
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meninjau langsung proses Pelatihan Bordir Kreatif Berbasis Wastra di BPVP Banda Aceh, Sabtu (18/7/2026).

BANDA ACEH — Pemerintah Kota Banda Aceh terus mendorong penguatan UMKM lewat program pelatihan vokasi yang menyasar potensi budaya lokal. Kali ini, Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal mengunjungi langsung proses Pelatihan Bordir Kreatif Berbasis Wastra di BPVP Banda Aceh, Sabtu (18/7/2026).

Dalam kunjungannya, Illiza tidak sekadar menyapa para peserta. Ia menyempatkan diri berdialog dengan instruktur dan peserta pelatihan, mendengar langsung pengalaman, tantangan, hingga harapan mereka setelah mengikuti program tersebut.

Bordir dan Wastra Aceh: Kombinasi Nilai Tambah Ekonomi

Menurut Illiza, keterampilan membordir memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi peluang usaha. Apalagi jika dipadukan dengan wastra atau kain tradisional Aceh yang kaya nilai budaya.

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi kreatif. Melalui pelatihan seperti ini, kita berharap lahir pelaku-pelaku usaha yang mandiri, inovatif, dan mampu menghadirkan produk lokal yang berdaya saing,” ujarnya dalam keterangan yang diterima media, Minggu (19/7/2026).

Ia menambahkan, produk hasil perpaduan bordir dan kain tradisional Aceh dinilai mampu memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat identitas daerah. Hal ini menjadi modal penting di tengah persaingan industri kreatif nasional.

Sinergi Lembaga Pelatihan dan Pemerintah Jadi Kunci

Illiza turut mengapresiasi konsistensi BPVP Banda Aceh dalam menghadirkan pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri kreatif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan SDM yang kompeten.

“Ini bukan sekadar pelatihan. Ini upaya membangun ekosistem UMKM yang kuat dari hulu ke hilir,” kata Illiza.

Target: Lahirkan Wirausaha Baru dan Perkuat Ekosistem Lokal

Pemkot Banda Aceh berharap para peserta dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk membangun usaha produktif. Dengan begitu, kesejahteraan keluarga dapat meningkat sekaligus memperkuat ekosistem UMKM di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

Pelatihan bordir berbasis wastra ini menjadi salah satu program unggulan pemkot dalam menggerakkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Ke depannya, model pelatihan serupa diharapkan bisa diperluas ke berbagai kecamatan di Banda Aceh.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: nukilan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top