Dalam sambutannya, Afrinda menjelaskan bahwa kesehatan gigi menjadi salah satu fondasi penting bagi tumbuh kembang anak. Ia menyebut gigi yang sehat akan mendukung aktivitas sehari-hari anak, mulai dari makan hingga berbicara.
“Pada kegiatan ini anak-anak diberitahu dan diajarkan bagaimana cara menjaga atau merawat gigi mereka agar bersih, sehat dan terhindar dari sakit gigi. Karena gigi yang sehat akan mendukung semua kegiatan sehari-hari,” kata Afrinda.
Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini diikuti oleh puluhan murid TK RA Nurul Falah yang berada di kompleks Masjid Agung Baitul Makmur. Mereka mendapat praktik langsung cara menyikat gigi yang benar dari tenaga kesehatan setempat.
Afrinda menekankan bahwa peran orang tua dalam menjaga kesehatan anak sangat menentukan kualitas generasi mendatang. Anak yang sehat secara fisik akan lebih siap menyerap pelajaran dan berinteraksi sosial.
“Kesehatan anak merupakan hal yang sangat penting bagi orang tua, sehingga dengan anak yang sehat maka akan tercipta generasi penerus yang unggul di masa depan,” ujarnya.
Kegiatan edukatif seperti ini dinilai strategis karena dilakukan di lingkungan PAUD, tempat anak-anak mulai membentuk kebiasaan sehari-hari. Dokter gigi yang hadir juga memberikan simulasi sederhana tentang jenis makanan yang baik dan buruk bagi gigi.
Menutup rangkaian acara, Afrinda menyampaikan pesan khusus kepada seluruh anak di Kabupaten Aceh Barat. Ia berharap peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk terus melindungi dan membangun masa depan anak-anak.
“Selamat Hari Anak Nasional bagi anak-anak semuanya, semoga selalu sehat, ceria dan menjadi generasi penerus yang membanggakan,” katanya.
Acara yang berlangsung sejak pagi itu juga dihadiri oleh Staf Ahli TP PKK Ny Lisa Nasmi. Kegiatan serupa dilaporkan berlangsung serentak di berbagai daerah di Indonesia, sesuai instruksi pemerintah pusat untuk memperingati Hari Anak Nasional ke-42 tahun 2026.