ACEH — Persija sebelumnya menyusun agenda training camp di Thailand selama tiga pekan, dimulai Senin (27/7). Namun perubahan kalender kompetisi memaksa rencana itu ditunda. Akibatnya, Macan Kemayoran kehilangan waktu persiapan yang semestinya dimanfaatkan untuk membangun chemistry tim.
Shin Tae-yong mengakui situasi ini membuat program latihan tidak berjalan sesuai rencana. "Persiapan memang tidak terlalu sempurna, tetapi kami tetap akan bekerja keras untuk pertandingan besok," ujar pelatih asal Korea Selatan itu.
Dengan persiapan yang terpotong, Shin belum bisa mematok target spesifik di turnamen pramusim ini. Ia lebih fokus memaksimalkan proses pembentukan tim sambil berusaha meraih hasil positif di setiap laga.
"Tentu kami ingin membawa prestasi yang baik, tetapi sejauh mana pencapaiannya belum bisa saya pastikan," kata Shin dalam konferensi pers pralaga.
Shin juga mengungkapkan Han Chang-woo dan Ki-Ohe Yoshino, dua pemain asing Asia milik Persija, kemungkinan besar tidak akan diturunkan sebagai starter saat menghadapi Persebaya. Keduanya baru akan dimainkan setelah jeda babak kedua, tergantung situasi pertandingan.
Keputusan ini menunjukkan Shin masih melakukan rotasi untuk mencari komposisi terbaik di tengah keterbatasan persiapan.
Gelandang Persija, Witan Sulaeman, mengakui batalnya TC di Thailand memaksa tim cepat beradaptasi. Namun ia memastikan seluruh pemain punya tekad yang sama.
"Kami harus bekerja keras dan melakukan yang terbaik supaya bisa berprestasi," ujar Witan.
Laga pembuka Grup B melawan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo akan menjadi ujian awal bagi keseriusan Persija di Piala Presiden 2026.