Jembatan Gantung Sikundo Rusak Diterjang Banjir Bandang, Polres Aceh Barat Siapkan Keranjang Gantung untuk Warga dan Pelajar

Penulis: Zulkifli Arief  •  Senin, 27 Juli 2026 | 19:14:31 WIB
Polres Aceh Barat menyediakan keranjang gantung sebagai akses penyeberangan darurat bagi warga dan pelajar di Sikundo pascarusaknya jembatan akibat banjir bandang.

MEULABOH — Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto mengatakan, penyediaan keranjang gantung ini merupakan solusi sementara untuk mengatasi gangguan akses transportasi di pedalaman Sikundo. “Sarana ini diharapkan dapat membantu masyarakat dan pelajar, sehingga tidak lagi harus melintasi kawat baja (sling) sebagai akses penyeberangan,” kata Agus dalam keterangan resmi, Sabtu.

Banjir Bandang November 2025 Rusak Jembatan Satu-satunya

Bencana banjir bandang yang menerjang Aceh pada 26 November 2025 lalu tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga merusak infrastruktur vital di daerah terpencil. Jembatan gantung Sikundo, yang menjadi satu-satunya penghubung warga KAT dengan dunia luar, hancur diterjang arus deras. Sejak saat itu, warga dan anak-anak sekolah terpaksa menyeberangi sungai dengan berpegangan pada sling kawat—sebuah risiko yang sangat membahayakan keselamatan.

Keranjang Gantung sebagai Solusi Darurat

Polres Aceh Barat kemudian menyiapkan keranjang gantung yang dipasang melintasi sungai sebagai akses sementara. Sarana ini akan digunakan masyarakat hingga jembatan permanen rampung dibangun. “Kami berharap masyarakat tidak lagi khawatir menyeberang sungai menggunakan seutas tali, karena sangat membahayakan keselamatan,” ujar Kapolres Agus.

Polda Aceh Segera Bangun Jembatan Permanen

Menurut Kapolres, pembangunan jembatan gantung permanen di Sikundo akan segera dilaksanakan oleh Polda Aceh dalam waktu dekat. Proyek ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi warga pedalaman yang selama ini bergantung pada akses darurat. Selama proses konstruksi berlangsung, keranjang gantung akan tetap dioperasikan untuk menjamin mobilitas warga dan pelajar.

“Kehadiran jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat dan memperlancar akses transportasi,” pungkas AKBP Agus Sulistianto.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top