Mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Rintis Bank Sampah di Desa Geudumbak, Warga Diajak Ubah Limbah Jadi Cuan

Penulis: Teuku Fahreza  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 11:36:01 WIB
Mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe meresmikan program Bank Sampah di Desa Geudumbak, Aceh Utara, pada Sabtu (2/8/2026).

LHOKSEUMAWE — Limbah rumah tangga di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, mulai dilirik sebagai peluang ekonomi. Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 11 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggandeng pemerintah desa dan perangkat setempat untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang tertata dan berkelanjutan melalui program Bank Sampah.

Program yang digagas pada Sabtu (2/8/2026) ini tidak sekadar ajakan membersihkan lingkungan. Lebih dari itu, warga diedukasi untuk memilah sampah organik dan anorganik agar memiliki nilai jual. Limbah yang selama ini dibuang begitu saja, jika dikumpulkan dan dipilah, dapat dijual ke pengepul dan mendatangkan keuntungan finansial.

Mengubah Pola Pikir Warga terhadap Sampah

Koordinator KPM Kelompok 11 menegaskan bahwa keberadaan Bank Sampah bukan hanya soal mengurangi pencemaran. Ia menyebut program ini menjadi sarana menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

“Program Bank Sampah tidak hanya bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pengelolaan sampah bisa menjadi kebiasaan berkelanjutan, bukan kegiatan yang berhenti setelah masa pengabdian mahasiswa selesai. Dengan begitu, kebersihan Desa Geudumbak tetap terjaga dalam jangka panjang.

Dukungan Penuh Pemerintah Desa

Langkah mahasiswa KPM ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Geudumbak. Pihak desa menilai kehadiran Bank Sampah merupakan langkah awal yang strategis untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Program ini dinilai mampu membantu meningkatkan kesejahteraan warga. Jika dikelola dengan baik, Bank Sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di tingkat desa.

Harapan Menjadi Percontohan Desa Lain

Aksi nyata mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe ini membuktikan bahwa pengabdian masyarakat mampu memberikan dampak positif jangka panjang. Mahasiswa berharap Bank Sampah Desa Geudumbak dapat berkembang secara mandiri dan menjadi percontohan bagi desa-desa lain.

Dengan sistem yang tertata, desa ini berpeluang menjadi kawasan yang bersih, sehat, dan produktif. Kesadaran warga untuk memilah sampah sejak dari rumah menjadi kunci utama keberhasilan program ini ke depan.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: infoacehutara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top