53 Lansia di Aceh Timur Diwisuda dari Sekolah Lanjut Usia, Usia Peserta Capai 85 Tahun

Penulis: Zulkifli Arief  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:12:01 WIB
lansia di Aceh Timur mengikuti prosesi wisuda gelombang pertama Sekolah Lanjut Usia di Kecamatan Birem Bayeun, Selasa.

ACEH TIMUR — Prosesi wisuda gelombang pertama sekolah lansia di Kecamatan Birem Bayeun ini berlangsung khidmat, Selasa. Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Timur, Lismawani Iskandar Al-Farlaky, yang bertindak selaku ketua sidang wisuda, menyebut momen tersebut diwarnai haru dan kebanggaan para peserta.

“Para wisudawan yang rata-rata berusia 65 hingga 85 tahun mengikuti prosesi wisuda dengan penuh haru dan kebanggaan,” kata Lismawani di Aceh Timur.

Bekal Hidup Sehat dan Produktif bagi Warga Lanjut Usia

Selama setahun, para peserta mendapatkan materi yang dirancang khusus untuk menjaga vitalitas lansia. Kurikulumnya mencakup pengetahuan tentang kesehatan, kebugaran jasmani, psikologi, hingga spiritualitas.

Program ini juga menekankan penguatan peran lansia di lingkungan keluarga dan masyarakat. Lismawani menegaskan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Wisuda ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus menjalani kehidupan yang lebih sehat, mandiri, bahagia, dan tetap berdaya di tengah keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.

Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Pendidikan Sepanjang Hayat

Penyelenggaraan sekolah lansia ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Aceh Timur, Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh, TP PKK, serta pemerintah kecamatan dan gampong setempat.

Lismawani menambahkan, semangat yang ditunjukkan para peserta diharapkan mampu menginspirasi lansia lainnya untuk tetap aktif. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berkomitmen menghadirkan pendidikan sepanjang hayat sebagai bagian dari pembangunan keluarga berkualitas.

“Para lulusan sekolah lansia diharapkan dapat menjadi contoh bagi lansia lainnya untuk tetap sehat, mandiri, produktif, dan aktif berpartisipasi dalam kehidupan sosial,” kata Lismawani.

Usia lanjut tidak lagi menjadi penghalang untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Melalui program ini, para lansia di Aceh Timur dibekali keterampilan agar tetap berdaya secara sosial dan ekonomi di tengah masyarakat.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top