ACEH BESAR — Rumah milik A. Karim yang dihuni satu kepala keluarga dengan enam jiwa di Gampong Gue Gajah, Kecamatan Darul Imarah, mengalami kerusakan pada bagian atap dapur setelah diterjang angin kencang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, menyebutkan kerusakan yang ditimbulkan akibat terjangan angin kencang tersebut masuk kategori ringan. Pihaknya telah menerima laporan resmi dari pemilik rumah untuk ditindaklanjuti.
“Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Kerusakan hanya terjadi pada bagian atap dapur rumah warga dengan tingkat kerusakan ringan,” kata Ridwan Jamil.
Informasi mengenai kerusakan rumah tersebut baru diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Aceh Besar pada pukul 13.33 WIB. Keterlambatan pelaporan ini terjadi karena pemilik rumah baru melaporkan kejadian tersebut kepada petugas beberapa jam setelah angin kencang menerjang.
Setelah menerima laporan, petugas Pusdalops segera berkoordinasi dengan pemilik rumah. Laporan kejadian ini kemudian disusun untuk diteruskan kepada pimpinan sebagai dasar pendataan dan penanganan lebih lanjut.
Ridwan Jamil menegaskan bahwa BPBD Aceh Besar terus memantau perkembangan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. Petugas yang bertugas di Posko Siaga Darurat melakukan pendataan dampak bencana secara berkelanjutan untuk memastikan setiap kejadian dapat segera ditangani.
Masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan deras yang disertai angin kencang. Imbauan ini disampaikan menyusul masih adanya peluang cuaca buruk melanda wilayah Aceh Besar.
BPBD Aceh Besar mengimbau warga untuk segera melapor jika terjadi kerusakan akibat cuaca ekstrem agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Pendataan yang akurat dari masyarakat menjadi kunci percepatan proses pemulihan bagi warga terdampak.