Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam Temui Lion Group, Rute Penerbangan Langsung Medan-Sabang Kembali Diusulkan

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 18:27:01 WIB
Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam bertemu Presiden Direktur Lion Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi di Jakarta untuk mengusulkan rute penerbangan langsung Medan-Sabang.

SABANG — Pemerintah Kota Sabang mulai merintis lagi konektivitas udara langsung dari Medan ke ujung barat Indonesia. Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, telah menemui sejumlah pemangku kepentingan di Jakarta, mulai dari Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, hingga Presiden Direktur Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi.

Pertemuan dengan pimpinan Lion Group menjadi titik krusial. Pasalnya, realisasi rute ini sangat bergantung pada kesediaan maskapai untuk menerbangi rute tersebut dengan armada Wings Air.

Potensi Wisata Bahari dan Sejarah Sabang Butuh Pintu Masuk Baru

Sabang selama ini hanya mengandalkan kapal feri dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, dengan waktu tempuh sekitar 45 menit hingga satu jam. Bagi wisatawan domestik yang datang dari Medan, perjalanan darat ke Banda Aceh memakan waktu hingga 10 jam sebelum menyeberang ke Pulau Weh.

Dengan adanya penerbangan langsung, total waktu tempuh dari Medan dipangkas drastis menjadi kurang dari satu jam. Hal ini dinilai mampu mengerek jumlah kunjungan ke destinasi seperti Iboih, Gapang, dan Benteng Anoi Itam.

"Yang Kami Perjuangkan Bukan Sekadar Jalur Baru"

Zulkifli menegaskan bahwa pembukaan rute ini bukan sekadar menambah frekuensi pesawat, melainkan membuka akses ekonomi bagi warga lokal.

"Yang kita perjuangkan bukan hanya membuka jalur penerbangan baru, tetapi membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat dan wisatawan untuk datang ke Sabang. Kalau aksesnya semakin baik, saya yakin kunjungan wisatawan juga akan meningkat, dan itu akan memberi dampak positif bagi pelaku UMKM, perhotelan, restoran, hingga masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata," kata Zulkifli, Kamis (6/8).

Bandara Kualanamu Jadi Gerbang Utama Pergerakan Penumpang

Medan dipilih karena statusnya sebagai hub penerbangan tersibuk di kawasan barat Indonesia. Bandara Internasional Kualanamu melayani rute domestik dan internasional, sehingga wisatawan mancanegara dapat langsung terbang ke Sabang tanpa transit panjang di Banda Aceh.

Selain sektor pariwisata, konektivitas ini diharapkan memperlancar distribusi logistik dan mobilitas pebisnis. Pemerintah Kota Sabang menilai keterisolasian transportasi selama ini menjadi salah satu hambatan utama masuknya investasi ke Pulau Weh.

Koordinasi dengan Kemenhub Terus Berlanjut

Setelah pertemuan dengan maskapai, langkah selanjutnya adalah mematangkan aspek teknis bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Pemerintah kota berkomitmen mempercepat proses perizinan dan memastikan kesiapan fasilitas Bandara Maimun Saleh.

"InsyaAllah ikhtiar ini akan terus kami lakukan. Kami berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan, agar rute Sabang-Medan dapat segera terwujud. Dengan konektivitas yang semakin baik, Sabang akan semakin mudah dijangkau, jumlah wisatawan terus bertambah, dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tambahnya.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: waspada.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top