Kebakaran di Kampung Jeget Ayu Aceh Tengah Hanguskan 96 Rumah Warga, Damkar Kerahkan 5 Armada

Penulis: Faisal Hasbi  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 14:12:31 WIB
Lima unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang menghanguskan 96 rumah warga di Kampung Jeget Ayu, Aceh Tengah, Minggu (9/8/2026).

ACEH TENGAH — Peristiwa kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, pada Minggu (9/8/2026) siang. Sedikitnya 96 unit rumah yang sebagian besar berdinding kayu ludes dilalap api, dan berdasarkan pendataan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, seluruh bangunan yang terdampak masuk kategori rusak berat.

Meski kerugian material diperkirakan besar, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Bahron Bakti, memastikan tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah ini. Namun, ia menyebut jumlah warga yang terdampak dan kemungkinan pengungsi masih dalam proses pendataan petugas di lapangan.

Api Padam dalam 15 Menit Berkat Respons Cepat

Begitu laporan diterima, BPBD Kabupaten Aceh Tengah langsung menerjunkan lima unit armada pemadam kebakaran (Damkar) ke lokasi kejadian. Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari personel TNI/Polri serta warga setempat yang turun tangan membantu.

"Berkat respons cepat petugas dan dukungan masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit setelah kejadian dilaporkan," ujar Bahron dalam keterangan resminya, Senin (10/8/2026).

Bahron mengapresiasi kerja cepat seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut. Ia menegaskan bahwa koordinasi yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama sehingga api tidak sempat merambat lebih luas.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas belum bisa memastikan apakah kebakaran berasal dari korsleting listrik, kompor, atau faktor lainnya.

"Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait," kata Bahron.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan permukiman padat dengan bangunan kayu, untuk meningkatkan kewaspadaan. Potensi sumber api seperti instalasi listrik dan tabung gas perlu diperiksa secara berkala.

Pendataan Warga Terdampak dan Kebutuhan Pengungsian

Pasca kebakaran, BPBD Aceh Tengah bersama unsur terkait masih melakukan asesmen menyeluruh di lokasi. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga, mendata jumlah pasti korban terdampak, serta memenuhi kebutuhan dasar mereka yang kehilangan tempat tinggal.

"Yang paling penting saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat, melakukan pendataan terhadap warga terdampak dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi," ujar Bahron.

Ia juga meminta agar proses pendataan dilakukan secara cepat dan menyeluruh, sehingga bantuan logistik maupun langkah relokasi sementara bisa segera direalisasikan. "Kami meminta agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap berbagai potensi sumber api, terutama pada kawasan permukiman yang memiliki bangunan berkonstruksi kayu," pungkasnya.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: sagoetv.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top