TRC Dinas Sosial Banda Aceh Jemput Lansia Terlantar Asal Tapaktuan di Terminal Keudah, Dirujuk ke RS Meuraxa

Penulis: Teuku Fahreza  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:45:01 WIB
TRC Dinas Sosial Banda Aceh menjemput lansia terlantar asal Tapaktuan di Terminal Keudah untuk dirujuk ke Rumah Sakit Meuraxa.

BANDA ACEH — Seorang lanjut usia terlantar berinisial YR, 65 tahun, kini mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Meuraxa, Banda Aceh. Pria asal Tapaktuan, Aceh Selatan, itu sebelumnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di kawasan Terminal Keudah oleh petugas Dinas Perhubungan setempat.

Laporan penemuan itu langsung ditindaklanjuti TRC Dinas Sosial Kota Banda Aceh. Petugas melakukan penjangkauan dan asesmen awal di lokasi sebelum memutuskan untuk membawa YR ke Rumah Singgah Dinas Sosial di kawasan Lamjabat.

Pemeriksaan Kesehatan Berlapis Sebelum Dirujuk

Sebelum dibawa ke rumah singgah, kondisi YR diperiksa oleh petugas Puskesmas Keliling Kecamatan Baiturrahman. Pemeriksaan lanjutan kembali dilakukan setelah ia tiba di rumah singgah oleh tenaga medis Puskesmas Kecamatan Meuraxa.

Hasil pemeriksaan menunjukkan YR membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Dinas Sosial kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait untuk merujuknya ke Rumah Sakit Meuraxa guna memastikan kebutuhan dasar dan layanan kesehatan terpenuhi.

Koordinasi Keluarga dan Rencana Pemulangan

Di tengah proses perawatan, TRC Dinas Sosial tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan medis. Petugas telah berkoordinasi dengan pihak keluarga YR di Tapaktuan untuk menelusuri keberadaan kerabatnya.

Dinas Sosial Kota Banda Aceh memastikan akan memfasilitasi pemulangan YR ke daerah asal setelah kondisi kesehatannya membaik dan dinyatakan memungkinkan untuk melakukan perjalanan.

Penanganan ini merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan cepat kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), terutama kelompok rentan seperti lansia terlantar. Layanan yang diberikan mencakup penjangkauan, pemenuhan kebutuhan dasar, akses layanan kesehatan, hingga reunifikasi dengan keluarga.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: nukilan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top