Mahasiswi UNIKI Bireuen Jadi Juri dan Pendamping di Sukan Warna Thailand, Ajang Talenta Atlet Pelajar

Penulis: Zulkifli Arief  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:15:01 WIB
Mahasiswi UNIKI Bireuen, Chintya Ayu, bertugas sebagai juri dan pendamping dalam ajang Sukan Warna di Pittyaphat School, Yala, Thailand Selatan.

BIREUEN — Chintya Ayu, mahasiswi tingkat akhir Prodi Pendidikan Jasmani FKIP UNIKI Bireuen, baru saja merampungkan tugas internasionalnya di Thailand Selatan. Ia terlibat langsung dalam perhelatan Sukan Warna yang digelar Pittyaphat School, Amphoe Ban Bang Sata, Yala.

Kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini bukan sekadar pekan olahraga antar kelas. Sukan Warna menjadi wadah untuk menyaring atlet pelajar berbakat yang nantinya dikirim ke kompetisi tingkat nasional Thailand.

Sistem Penilaian: Bukan Hanya Soal Kecepatan Berlari

Chintya menjelaskan, sistem penilaian dalam Sukan Warna berbeda dari pekan olahraga sekolah pada umumnya. Nilai tertinggi justru diraih dari kreativitas dekorasi tenda, kekompakan yel-yel, dan penampilan pemandu sorak atau cheerleaders.

"Kegiatan Sukan Warna ini sangat semarak. Kegiatan biasanya berlangsung selama satu minggu. Saat kegiatan berlangsung, kegiatan belajar di kelas diliburkan total," tulis Chintya dalam pesan WhatsApp-nya.

Ajang Sportivitas dan Pesta Budaya Melayu

Tujuan utama kegiatan ini, menurut Chintya, adalah melatih siswa berolahraga sesuai minat dan menumbuhkan semangat sportivitas. Pembagian kelompok berdasarkan warna menjadi cara untuk mempererat kebersamaan antar peserta didik.

Di luar kompetisi olahraga, Sukan Warna juga dimeriahkan pesta budaya Melayu. Parade kostum tradisional Melayu dan seni lokal khas Thailand Selatan menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan tahunan tersebut.

Chintya merupakan salah satu mahasiswi UNIKI yang tengah menjalani Program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) dan Program Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional di Thailand. Keterlibatannya dalam Sukan Warna menjadi pengalaman langsung bagi calon guru Pendidikan Jasmani dalam memahami sistem olahraga sekolah di negara lain.

Dalam bahasa Thailand, Sukan Warna dikenal dengan sebutan "Kila Si". Kegiatan ini kini berkembang pesat dari sekadar pekan olahraga internal sekolah menjadi pesta budaya dan pencarian bakat olahraga berskala besar di sekolah-sekolah Thailand Selatan.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: metroaceh.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top