ACEH — Honor resmi membuka pemesanan awal untuk Robot Phone, perangkat yang sebelumnya sempat jadi sorotan lewat teaser dan demo tertutup pada Maret lalu. Ponsel ini untuk saat ini hanya tersedia di pasar China, dengan dua pilihan konfigurasi yang dibanderol mulai dari sekitar Rp 24,4 juta (USD 1.480) hingga Rp 34,2 juta (USD 2.075).
Di balik julukan "robot"-nya, Honor Robot Phone tetap mengusung spesifikasi flagship yang mumpuni untuk penggunaan harian:
Fitur pembeda utama perangkat ini adalah gimbal kamera pop-up yang terbuat dari titanium. Mekanisme ini memungkinkan kamera bergerak ke berbagai arah, termasuk rotasi penuh 360 derajat, sehingga pengguna bisa mengambil sudut sulit yang biasanya membutuhkan alat tambahan.
Gimbal ini mendukung sejumlah mode pergerakan sinematik seperti tilt lock, tampilan FPV, dan spinshot. Ada pula algoritma AI untuk pelacakan subjek, di mana kamera akan otomatis menggerakkan lensa mengikuti orang yang direkam. Kontrol gestur tanpa sentuhan juga tersedia untuk menurunkan lengan kamera dan memicu pengambilan gambar.
Untuk urusan fotografi, Honor menggandeng Arri, produsen kamera sinema profesional asal Jerman. Hasil kolaborasi ini tertanam pada sistem kamera belakang ganda 200 MP, yang terdiri dari lensa utama dan lensa telefoto, masing-masing beresolusi 200 MP.
Kemitraan dengan Arri membawa peningkatan pada pengurangan noise berbasis AI dan rentang dinamis yang lebih lebar. Perangkat juga mendukung pratinjau rekaman secara real-time dan output file mentah (RAW) untuk kebutuhan pengeditan profesional.
Honor menyematkan mode bernama YOYO Robot Mode yang menggabungkan persepsi multimodal, pemahaman konteks, pengenalan gestur, dan pergerakan fisik. Dalam demo tertutup yang digelar pada Maret lalu, gimbal kamera ini terlihat menari mengikuti irama lagu, menggelengkan kepala, dan berputar sesuai perintah.
Honor berencana membuka platform ini untuk pengembang pihak ketiga. Perusahaan menyebut para pengembang nantinya bisa menciptakan pengalaman baru menggunakan kemampuan gimbal, persepsi, dan interaksi fisik yang dimiliki perangkat.
Pemesanan awal Honor Robot Phone sudah berjalan di China dengan dua varian: 12 GB/512 GB seharga USD 1.480 (sekitar Rp 24,4 juta) dan 16 GB/1 TB seharga USD 2.075 (sekitar Rp 34,2 juta). Pengiriman unit dan penjualan resmi akan dimulai pada 18 Agustus.
Belum ada informasi resmi mengenai kapan perangkat ini akan masuk ke pasar Indonesia. Mengingat harga yang tinggi dan fokusnya pada fitur gimbal yang spesifik, Honor Robot Phone tampaknya menyasar kreator video profesional yang membutuhkan alat rekam fleksibel dalam satu perangkat.